Lifestyle

Berkarir Tak Harus Selalu Jadi Manajer, Banyak Karyawan Berbakat Enggan Mengelola Orang Lain

Lagipula, manajer yang buruk sering menjadi alasan mengapa karyawan memiliki performa buruk atau mengundurkan diri

Berkarir Tak Harus Selalu Jadi Manajer, Banyak Karyawan Berbakat Enggan Mengelola Orang Lain
Ilustrasi karyawan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di banyak perusahaan pasti memiliki jengjang karir, semisal promosi di jajaran manajerial.

Namun karyawan berbakat tidak tertarik mengelola orang lain atau bertanggung jawab atas pekerjaan tim.

Promosi menjadi manajer atau pemimpin bagi mereka bisa berarti perubahan tidak bahagia dari apa yang mereka lakukan dan nikmati.

Hal seperti itu juga dapat melukai atasan, jika seseorang yang mereka promosikan tidak bahagia atau tidak terampil dalam manajemen.

Lagipula, manajer yang buruk sering menjadi alasan mengapa karyawan memiliki performa buruk atau mengundurkan diri.

Walau begitu, individu yang tidak ingin menjadi manajer, tetap menginginkan peningkatan dalam hal gaji, wibawa, dan apa yang mereka hasilkan.

Apa yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan karyawan berbakat non-manajer?

Perusahaan perlu memertimbangkan membuat jalur kedua untuk promosi, kata Johnny Taylor, presiden dan CEO Society for Human Resource Management (SHRM).

"Ada dua tangga, satu adalah tangga kompensasi dan satu lagi tangga kenaikan jabatan."

"Kontributor individu tidak selalu menginginkan kenaikan jabatan, tapi mereka tetap perlu ada kenaikan," kata Taylor.

Halaman
123
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved