King of The King
Jenderal Andika soal Presiden King of The King, Dony Pedro Anggota TNI: Itu Tanggung Jawab Saya
Jenderal Andika mengungkapkan, Dony merupakan anggota berpangkat Letnan Satu yang bertugas di Pusat Persenjataan Infanteri di Bandung.
Pada kartu itu tertera Dony Pedro berpangkat Letnan Satu Infanteri.
"Saat saya ke sana (rumah Dony Pedro) seragam (TNI)-nya digantungin," kata Juanda.
Sebelumnya telah beredar luas di media sosial Twitter, Kamis (30/1/2020), sebuah unggahan menyebut saldo rekening kerajaan King of The King sebanyak Rp 720 triliun tersimpan di Bank BNI.
Akun Twitter @BigAlphaID membagikan unggahan tersebut.
Unggahan tersebut telah di-retweet lebih dari 1.000 kali dan disukai sebanyak 1.200 kali, hingga Jumat (7/2/2020) pukul 12.00 WIB.
Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan "Saldo" rekening King of The King di BNI sebanyak Rp 720 T. Wuow!".
Lantas, benarkah informasi yang beredar ini?
Konfirmasi Kompas.com
Saat dikonfirmasi terkait informasi tersebut, Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan, unggahan yang menyebutkan King of The King memiliki saldo rekening sebanyak Rp 720 triliun adalah tidak benar alias hoaks.
Selain itu, pihaknya juga telah melaporkan King of The King ke kepolisian karena pemalsuan.
"Itu tidak benar.
Kami juga sudah melaporkan ke kepolisian atas kasus pemalsuan dokumen tersebut," katanya kepada Kompas.com, Jumat (7/2/2020).
Pelaporan tersebut, imbuhnya, guna memberikan efek jera kepada terduga pelaku dan pihak lain yang berniat melakukan pelanggaran yang sama.
Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat waspada apabila menemukan pihak-pihak yang bermaksud melakukan penipuan dengan menggunakan dokumen bersimbol BNI.
"Setiap dokumen yang berlogo BNI dan berisi informasi kepemilikan sejumlah dana sebaiknya diverifikasi ke cabang-cabang BNI terdekat," papar dia.