Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Masyarakat Harus Lebih Waspada, Beredar Info Bakso Daging Tikus, ini Penyakit yang Ditimbulkannya

Masyarakat Harus was-was ketika membeli makanan,beredar kabar tentang bakso yang berbahan daging tikus

Editor: Reporter Online
Hellosehat
Ilustrasi: Hati-hati dengan Bakso Daging Tikus, Berikut Sederet Penyakit Mengerikan yang Bisa Ditimbulkannya 

Perlu diketahui, bahwa penyakit ini bukan saja hanya disebarkan lewat hewan pengerat.

Hewan seperti kelinci, anjing, kucing yang kutunya sudah terinfeksi pes bisa menjadi sumber penularan penyakit.

Penularan terjadi jika Anda berkontak langsung atau tergigit oleh hewan tersebut.

4. Lymphocytic chorio-meningitis (LCM)

Lymphocytic chorio-meningitis adalah penyakit dari tikus yang disebabkan oleh virus choriomeningitis limfositik (LCMV), turunan virus Arenaviridae. LCM bisa dibawa oleh hewan pengerat yang biasanya ada di rumah-rumah.

Selain itu, virus ini juga bisa disebarkan oleh hewan pengerat peliharaan seperti hamster.

Jika Anda tergigit atau terkena air liur dan air kencing hewan tersebut, maka Anda berisiko tinggi mengalami penyakit infeksi ini.

Penyakit ini awalnya tidak akan menimbulkan gejala tertentu.

Gejala baru timbul setelah 8-13 hari setelah teserang virus. Anda akan merasakan gejala seperti demam, kurang nafsu makan, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan muntah.

Gejala lain yang muncul bisa termasuk sakit tenggorokan, batuk, nyeri sendi, nyeri dada, nyeri testis, dan nyeri parotid (kelenjar ludah).

Dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit LCM bisa berkembang lebih jauh hingga menimbulkan peradangan pada sumsum tulang belakang.

Jika ini terjadi, akan muncul beberapa gejala seperti kelemahan otot, kelumpuhan, hinggga perubahan lainnya pada tubuh.

Seorang wanita hamil yang mengalami penyakit LCM berisiko menularkan virus tersebut kepada janin di dalam kandungannya.

Bila infeksi terjadi selama trimester pertama kehamilan, berisiko mengancam nyawa janin. Sementara bila terjadi pada trimester kedua dan ketiga, berisiko menyebabkan cacat lahir pada bayi.

5. Rat bite fever (RBF)

Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved