Cegah Demam Berdarah, Mor Bastian Minta Warga Lakukan 3 M

‎Langkah yang dilakukan Pemkot Manado saat ini adalah melaksanakan penyemprotan atau fogging pada wilayah yang ditemukan adanya kasus DBD.‎

Cegah Demam Berdarah, Mor Bastian Minta Warga Lakukan 3 M
Istimewa
Waki Wali Kota Manado Mor Bastian 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus DBD di Kota Manado di tahun 2020 tercatat ada 22 kasus.

Kepada Tribun Manado Wakil Wali Kota Manado Mor D Bastian, mengatakan, wabah demam berdarah dengue (DBD) menjadi ‎perhatian Pemerintah Kota Manado.‎

Ia mengatakan, dengan arus urbanisasi pertumbuhannya cukup pesat yang menyebabkan kepadatan penduduk di Kota Manado, membuat kebersihan lingkungan jarang dipelihara dengan baik.

“Diharapkan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungannya bersih," katanya, Rabu (5/2/2020).

‎Langkah yang dilakukan Pemkot Manado saat ini adalah melaksanakan penyemprotan atau fogging pada wilayah yang ditemukan adanya kasus DBD.‎

‎Mor Bastian menghimbau agar masyarakat harus memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan baik di rumah maupun lingkungan sekitar.

“Saya menghimbau di tahun ini, agar masyarakat Kota Manado dengan terus menerapkan program 3 M yakni menutup, menguras dan menimbun tempat penampungan air maupun bahan plastik seperti botol, kaleng yang menjadi biang pertumbuhan jentik nyamuk DBD tersebut,”pungkasnya. 

Upacara Adat Tulude Meriah, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Menari Masamper

Sepanjang tahun 2019 tercatat ada 37 pasien demam berdarah di puskesmas Kombos, Kota Manado.

Ketika ditemui di puskesmas Rustam Abdul dari tim fogging mewakili kepala puskesmas kombos dr Mardy Rotinsulu berkata dari data di puskesmas tahun 2019 lebih banyak dari tahun 2018.

"Dari data yang tercatat tahun 2018 ada 14 orang pasien DBD sedangkan tahun 2019 berjumlah 37 orang. Dan tahun 2020 baru 3 orang," kata Rustam, Kamis (6/2/2020).

 Data tahun 2018 ada 14 orang, 11 perempuan dan 3 laki-laki. Dari 14 orang hanya 1 yang berumur 48 tahun yang lainnya 17 tahun kebawah.

Sedangkan di tahun 2019 seluruhnya berjumlah 37 orang, bulan Januari ada 7 laki-laki sedangkan perempuan 12 orang. Bulan Februari ada 7 laki-laki dan 3 perempuan.

Bulan Maret hanya 2 perempuan, April 2 laki-laki. September 2 perempuan dan Desember ada 2 laki-laki dan 2 perempuan.

Stela satu di antara masyarakat berharap tahun 2020, agar warga lebih giat menjaga kebersihan lingkungan sebagaimana pencegahan yang diimbaukan oleh dokter.

"Sebagaimana yang saya ketahui, nyamuk yang membuat penyakit DBD mereka berasal dari air yang sudah lama ditampung dan di benda-benda yang sudah lama dibiarkan di lingkungan kita dan menampung air," kata Stela.

Ia juga bilang selain itu pencegahan supaya di tahun 2020 ini penderita DBD lebih berkurang dan lebih baik lagi kalau tidak ada. 

Penyebab Prabowo Tak Mengundang Presiden Jokowi Pada HUT ke-12 Partai Gerindra, Katanya Malu

Penulis: Reporter Online
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved