King of The King
Babak Baru Polemik King of The King, Dony Pedro Diserahkan ke POM TNI, Ketua IMD Bongkar Fakta
Pasalnya, belakangan diketahui status Dony Pedro yang ternyata masih menjadi anggota TNI aktif.
Pengelola rumah kontrakan itu, Kiat Pambudi (40), mengatakan mengenal pimpinan kelompok tersebut, Dony Pedro.
Hanya sebatas urusan sewa menyewa rumah kontrakan.
Ia terkadang berbincang sekadarnya.
"Saya baca di pemberitaan disebut markas. Setahu saya ini hanya tempat silahturahmi," katanya.
Pria yang karib disapa Ari itu mengatakan sempat mengatur saat tamu-tamu yang hadir datang dalam jumlah banyak.
Bahkan tamu tersebut sempat menginap beberapa hari.
"Mengontrak di sini satu tahun, harganya Rp 20 juta. Banyak dari berbagai daerah setahu saya yang datang, termasuk warga di sini. Ada dari Subang, Karawang, bahkan Papua, dan lainnya. November lalu ramai," ujarnya.
Menurutnya, rumah kontrakan itu bukan dijadikan sebagai markas.
Namun, tamu-tamu yang meminta izin untuk tinggal sementara. Alasannya, tengah menanti urusan dokumen selesai diurus.
"Secara umum mereka tinggal di sini baik. Enggak ada yang aneh-aneh. Saya juga pernah dengar saat berkumpul menyanyikan lagu Indonesia Raya," katanya. (Ery Chandra)
• Masuk Kerajaan King of The King, ASN Ini Dijanjikan Miliaran Rupiah dan Dapat Harta dari Soekarno
Kemunculan Kerajaan Fiktif King Of The King, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka
Terkait kerajaan fiktif King of The King, Polres Metro Tangerang Kota tetapkan tiga tersangka.
"Kita menetapkan status penyelidikan menjadi penyidikan dan telah mengamankan tiga orang tersangka," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyanto saat ditemui di Kapolres Metro Tangerang Kota, Jumat (31/1/2020).
Sugeng mengatakan, ketiga tersangka berinisial MSN alias N, pimpinan wilayah King of The King Indonesia Mercusuar Dunia (IMD).
Dua tersangka lainnya, yakni F alias D dan P. Keduanya adalah pemasangan spanduk di wilayah Kota Tangerang.