Virus Flu Burung Kembali Ancam Negara China, Muncul di Peternakan Ayam
Pemerintah China mengumumkan muncul kasus flu burung atau H5N1 yang ditemukan di sebuah peternakan ayam di Provinsi Hunan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah China mengumumkan muncul kasus flu burung atau H5N1 yang ditemukan di sebuah peternakan ayam di Provinsi Hunan.
Hunan diketahui berbatasan dengan Provinsi Hubei, yakni wilayah asal Virus Corona muncul.
Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan melalui pernyataan resmi Kementerian Agrikultur dan Urusan Pedesaan China, pada Sabtu (1/2/2020).
"Virus muncul di sebuah peternakan di Distrik Shuangqing, Kota Shaoyang," demikian pernyataan resmi itu diumumkan, dikutip TribunWow.com dari South China Morning Post.
"Peternakan tersebut memiliki 7.850 ayam dan sebanyak 4.500 ayam telah mati dari penularan virus tersebut," lanjutnya.
• Jokowi Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Gus Sholah: Keluarga yang Ditinggalkan Diberikan Kesabaran
Otoritas setempat telah mengambil tindakan sementara dengan melakukan pemusnahan.
"Menurut pemerintah daerah setempat, sebanyak 17.828 unggas telah dimusnahkan setelah muncul virus tersebut," jelas Kementerian Agrikultur dan Urusan Pedesaan China mengumumkan.
Sejauh ini, belum ada laporan virus tersebut menjangkit manusia.
Virus flu burung muncul bersamaan dengan upaya Pemerintah China untuk menanggulangi dampak dari Virus Corona.
Virus H5N1 diketahui menyerang organ pernapasan unggas dan dapat menular ke manusia.
Awalnya, virus tersebut ditemukan pertama kali pada hewan angsa di China pada 1996.
Menurut keterangan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization atau WHO), penularan antar manusia untuk virus ini mungkin terjadi, meskipun tidak selalu.
• Kehidupan Raja Diraja King Of The King Dony Pedro Terbongkar, Punya 60 T, Namun Kontrak Rumah
Pemerintah Korea Selatan Tetapkan Larangan Kunjungan
Menanggapi kasus merebaknya Virus Corona, Pemerintah Korea Selatan menetapkan larangan kunjungan bagi warga negara asing (WNA) yang baru saja kembali dari kunjungan ke Provinsi Hubei, China.
Untuk diketahui, Provinsi Hubei yang beribukota Wuhan adalah pusat penyebaran Virus Corona.
Dilansir TribunWow.com dari kantor berita Yonhap, Perdana Menteri Korea Selatan Chung Sye-kyun menyebutkan larangan tersebut akan berlaku mulai Selasa (4/2/2020) mendatang.
Chung juga menyebutkan rapat darurat dilaksanakan untuk membahas pencegahan Virus Corona.
• Sebelum Meninggal, Tito Sempat Berbicara 2 Jam Lebih dengan Gus Sholah: Saya Kadang-kadang Dikritik
Chung menjelaskan warganya yang baru kembali dari negara terdampak virus harus menjalani karantina selama 14 hari.
Sementara itu, program bebas visa untuk wisatawan asing yang mengunjungi Pulau Jeju dihentikan sementara.
"Kita harus menghentikan penyebaran virus di masyarakat setempat bahkan lebih ketat lagi," kata Chung.
Selain itu, Chung menegaskan rencana jangka pendek hingga panjang harus dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan terburuk.
• Waspada Efek Buruk Minum Kopi, Berikut Tujuh Tanda Terlalu Banyak Kafein Bagi Tubuh
Sebelumnya, Korea Selatan telah mengevakuasi warga negaranya dari wilayah Wuhan.
Sejumlah 700 warga negara itu sedang menjalani masa karantina di dua tempat yang berbeda, yakni di Asan dan Jincheon.
Sampai Minggu (2/2/2020), ada 15 kasus terinfeksi Virus Corona di Korea Selatan.
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Virus Corona Belum Selesai, China Umumkan Flu Burung Muncul di Peternakan Ayam, Ribuan Unggas Mati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/peternakan-ayam-ilustrasi.jpg)