Virus Corona
Mahasiswa Bolmong di Cina Enggan Kembali ke Indonesia, Alasannya Bikin Baper
"Anak-anak mahasiswa tak mau pulang, mereka malah ingin bertahan di Cina," kata Kadis Pendidikan Bolmong Renti Mokoginta.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
Ia khawatir jika sang ponakan dipulangkan tak akan kembali lagi.
"Ia punya tekad baja untuk mengubah hidup, jalan sudah terbuka baginya yakni kuliah di Cina. Kami akan sangat kecewa jika ia kembali ke sini dan ngangur lagi," katanya.
Sebut dia, ayah ponakannya hanyalah sopir, sedang ibunya adalah ibu rumah tangga.
Keduanya bermukim di Manado. Seluruh keluarga terlibat dalam pemberangkatan ponakannya itu yang serba rumit.
"Ia nyaris tak berangkat, tapi kami semua membantu sampai akhirnya ia bisa berangkat, dialah bintang yang akan mengubah hidup kami," kata dia berkaca - kaca.
Tiap hari keluarga menggelar doa bersama agar ponakannya dijauhkan dari virus corona.
Pernah dilakukan ibadah khusus untuk ponakannya.
"Kami yakin Tuhan Yesus pasti menjaganya," katanya.
Pernah keluarga shok berat gara gara sang ponakan sakit dengan gejala mirip virus corona.
Kabar yang diperoleh, sang ponakan hendak dibawa ke salah satu rumah sakit khusus.
"Kami waktu itu shok, berdia dengan air mata dan mujizat itu ada, ia hanya sakit biasa, demam karena pergantian cuaca," sebut dia.
Ia yakin mujizat akan datang juga kali ini.
Sang ponakan tidak akan dipulangkan meski sudah ada imbauan presiden Jokowi untuk memulangkan mahasiswa di provinsi Hebei.
"Semoga virus itu cepat hilang," kata dia.
Seorang mahasiswa sempat dikontak Tribun Manado.
Ia mengaku aman dan merasa enjoy.
"Kami malah mau masuk semester," kata dia. (art)
• Virus Flu Burung Kembali Ancam Negara China, Muncul di Peternakan Ayam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mahasiswa-bolmong-yang-berangkat-ke-cina.jpg)