Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Evakuasi WNI di China

Obeservasi WNI Tetap di Natuna, Warga Sekitar Minta Dikarantina Massal: di Rumah Kami Masing-masing

Padahal, pemerintah telah memastikan bahwa karantina itu akan tetap dilakukan di Natuna.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
(Tangkap Layar YouTube Talk Show TVOne).
Tokoh Pemuda Natuna Haryadi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masyarakat Natuna menolak menjadi tempat karantina WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China akibat Virus Corona.

Padahal, pemerintah telah memastikan bahwa karantina itu akan tetap dilakukan di Natuna.

Dilansir TribunWow.com dari channel YouTube Talk Show tv One pada Sabtu (1/2/2020), akibatnya warga Natuna melalui Tokoh Pemudanya, Haryadi meminta pemerintah mengambil sikap.

"Kami minta dengan Pemerintah untuk membuat sikap, karena kita sudah membuat sikap," kata Haryadi.

Selain WNI dari China yang dikarantina, ia juga meminta agar masyarakat Natuna sendiri juga dikarantina.

Ia meminta agar masyarakat dikarantina di rumah masing-masing.

Tokoh Pemuda Natuna, Haryadi menyatakan masyarakat menolak adanya karantina WNI dari Wuhan di Natuna.
Tokoh Pemuda Natuna, Haryadi menyatakan masyarakat menolak adanya karantina WNI dari Wuhan di Natuna. (YouTube Talk Show tvOne)

"Yaitu kami meminta dikarantina secara massal."

"Karantina massal, masyarakat kita di rumah masing-masing," kata Haryadi.

Haryadi meminta agar pemerintah bisa mengkarantina warga Natuna selama masih ada WNI yang diobservasi di wilayah tersebut.

"Maksudnya gini karantina di rumah masing-masing, kita berada di rumah tanpa ada aktivitas selama masih adanya warga dari China," ungkap dia.

Jika hal itu dilakukan nantinya Natuna akan lumpuh lantaran tak ada warganya yang beraktifitas.

"Ya otomatis dong, lumpuh, pemerintah lumpuh, pendidikan juga jadi terhenti," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Haryadi mengatakan bahwa pemerintah datang dengan rencana tersebut secara tiba-tiba tanpa ada sosialisi terlebih dahulu.

Tokoh Pemuda Natuna Haryadi
Tokoh Pemuda Natuna Haryadi ((Tangkap Layar YouTube Talk Show TVOne).)

"Yang pertama sosialisasi pemerintah pusat terhadap masyarakat kita di Natuna terhadap karantina tidak ada sama sekali."

"Tiba-tiba datang dan mengejutkan masyarakat, wabah Corona ini menjadi sesuatu yang menakutkan di masyarakat, tiba-tiba datang begitu saja karantina di Natuna," jelas Haryadi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved