Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Batu Emped

Line Menderita Penyakit Batu Empedu, Ini Penyebab, Gejala, hingga Pengobatan Batu Empedu

penyakit batu empedu yaitu penyumbatan pada kantong empedu serta saluran oleh batu-batu kecil yang mengeras.

Editor: Aldi Ponge
kolasetribunmanado/Tribunners
Lina dan ilustrasi orang yang sudah meninggal dunia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polisi mengumumkan hasil autopsi jenazah Lina Jubaedah bukan dibunuh atau diracuni tapi karena faktor penyakit dideritanya.

Hal ini diungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga dalam Konferensi pers  hasil autopsi jenazah Lina Jubaedah digelar di Mapolrestabes Bandung pada Jumat (31/1/2020).

Hasil pemeriksaan organ dalam ditemukan indikasi korban mengidap darah tinggi kronis.

Tak hanya itu ada batu empedu di saluran empedu, dan luka pada selaput lambung.

"Kesimpulan autopsi kematian suadari Lina Jubaedah bukan karena adanya kekerasan maupun racun dalam tubuh saudari Lina, akan tetapi akibat penyakit hipertensi kronis, luka pada selaput lambung, batu empedu pad saluran, pembesaran pada organ jantung," ujarnya dalam siaran langsung di TVOne.

Diketahui, penyakit batu empedu yaitu penyumbatan pada kantong empedu serta saluran oleh batu-batu kecil yang mengeras.

Batu-batu kecil itu dikarenakan oleh mengonsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol dan lemak, tanpa disertai dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat.

Seorang yang terserang batu empedu umumnya bakal memperoleh rasa nyeri di bagian perut sisi kanan.

Melansir Mayo Clinic, kantong empedu merupakan organ sebesar buah pir di sisi kanan perut. Tepatnya, di bawah organ hati.

Kantong ini membantu pencernaan dengan cara menyimpan dan melepaskan cairan empedu yang dihasilkan organ hati.

Empedu membawa limbah pencernaan seperti kolesterol dan bilirubin.

Kedua zat tersebut dapat membentuk batu empedu. Sehingga, terdapat dua jenis batu empedu yang paling umum:

  • Batu kolesterol: batu empedu yang paling umum ini terbentuk dari kolesterol. Warnanya kuning kehijauan
  • Batu pigmen: batu empedu yang terbentuk dari bilirubin ini umumnya berukuran kecil. Warnanya cokelat tua sampai hitam.

Batu empedu ukurannya bisa beragam, mulai dari sekecil pasir sampai sebesar bola golf. Selain itu, bisa tunggal dan jamak.

Anda kerap tidak merasa merasakannya sampai batu empedu menyumbat saluran empedu dan menimbulkan rasa sakit

Gejala batu empedu

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved