Mahasiswa Indonesia di Wuhan Mengisolasi Diri di Kamar, Makanan dan Masker Berkekurangan

Mahasiswa Banda Aceh harus kembali ke tanah air. Dia tidak diizinkan masuk kembali oleh otoritas setempat untuk mencegah virus corona

Kolase Tribun Manado/Foto: Mothership.sp/Ancilla Dellai
Kolase foto central-hospital-wuhan from mothership dan Jalanan yang sepi setelah warga diminta untuk tidak meninggalkan kota Wuhan. Seperti di Film Resident Evil, Wuhan bak Kota Mati Pasca Virus Corona Merebak 

Seorang pengacara, Weijiang, pergi ke Wuhan untuk mengunjungi anggota keluarganya di rumah sakit.

Kota terbatas

Dia mengatakan kehidupan di kota itu terbatas. Setelah transportasi dihentikan, jalanan terasa kosong.

Tetapi sebagian besar toko masih buka untuk bisnis.

Lebih banyak orang menggunakan masker operasi daripada masker biasa.

 TERKINI Wabah Virus Corona, Satu Orang di Bandung Diduga Terjangkit, Begini Penanganan Rumah Sakit

Ada juga seorang pelajar Tionghoa dari Wuhan, yang enggan disebutkan namanya.

"Semua keluargaku tinggal di dalam rumah. Ibuku pergi ke supermarket kemarin dan rak-raknya kosong," ujar dia.

Kendati demikian, dia hanya punya cukup makanan dan air untuk bertahan selama 10 hari. Dia telah mengetahui virus itu sebulan sebelum adanya pengumuman resmi.

Lalu dia meminta keluarganya untuk membeli makanan dan masker. Dia menceritakan jalanan diblokir saat ini sehingga menyulitkan untuk mencari masker.

 HASIL dan Proses Autopsi Jenazah Lina Jubaedah, Mantan Istri Sule, Ini Kata Kombes Saptono Erlangga

Seminggu yang lalu (17/01/2020), dia pergi ke rumah sakit dan masih banyak orang tidak memakai masker.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved