Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Video Dokter Marah-marah Akibat Menularnya Virus Corona, Geram Kepada Pimpinan RS: Kami Perlu Hidup

Mereka bahkan akan dihukum jika mereka terlambat karena giliran kerja mereka juga.

Editor: Frandi Piring
YouTube/CinarTV
Video Dokter marah-marah karena banyak korban virus corona dan tidak bisa rayakan imlek. Pimpinan Rumah Sakit jadi bulan-bulanan sang dokter. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bahaya virus corona di China sudah memakan banyak korban jiwa hingga saat ini.

Virus corona yang disebut berasal dari Wuhan, China terus menyebar, hingga menjatuhkan korban jiwa.

Bahkan tampak banyak pasien memenuhi rumah sakit, bahkan ada beberapa mayat yang tergelat begitu saja di lantai rumah sakut.

Dilansir dari theguardian.com, via World Of Buzz, media sosial pun dibanjiri dengan unggahan-unggahan yang menunjukkan para pekerja kelelahan berjuang untuk mengatasinya.

Satu foto yang beredar menunjukkan sebuah tanda di pintu masuk kaca rumah sakit di Wuhan yang berbunyi 'Staf medis terinfeksi. Semua janji dibatalkan!'.

Sementara itu, pada unggahan lainnya, diceritakan bahwa sejumlah dokter dan perawat bekerja tanpa makanan atau istirahat yang cukup.

Ada pula unggahan yang menunjukkan upaya lokal dari 4.000 pengemudi sukarela yang telah membantu mendistribusikan pasokan di sekitar kota ke rumah sakit dan untuk tenaga medis.

1 Dokter Meninggal Terinfeksi Virus Corona

Diberitakan Tribunnews.com sebelumya total 15 personel medis menderita pneumonia, dan 1 dari mereka meninggal.

Seorang dokter di Hubei Xinhua Hospital, Liang Wudong, dikabarkan meninggal dunia akibat terjangkit virus corona pada Sabtu (25/1/2020) waktu setempat.

Mengidentifikasi Tanda-tanda Penyakit Jantung Sejak Dini
Mengidentifikasi Tanda-tanda Penyakit Jantung Sejak Dini (Foto: KCM/STEVANOVICIGOR/via http://news.rakyatku.com/)

Wudong menghembuskan napas terakhirnya pada usia 62 tahun.

Hal itu dikabarkan oleh saluran televisi China Global Television Network (CGTN) akun Twitter resminya, @CGTNOfficial.

"Liang Wudong, a doctor at Hubei Xinhua Hospital who had been at the front line of the #CoronavirusOutbreak battle in Wuhan, dies from the virus at age 62 (Liang Wudong, seorang dokter di Rumah Sakit Hubei Xinhua yang berada di garis depan pertempuran #CoronavirusOutbreak di Wuhan, meninggal karena virus di usia 62)," tulisnya.

Sementara itu, dilansir dari theguardian.com, Wudong merupakan satu di antara sejumlah dokter yang merawat para korban yang terjangkit virus corona di Wuhan, China.

Kasus kematian Wudong merupakan kasus pertama yang terjadi di lingkungan tenaga medis di Wuhan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved