Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Dua Bulan Buaya Teror Warga Kampung Warambadi, Muncul Saat Malam Hari Masuk ke Halaman Rumah

Munculnya buaya itu hingga masuk ke halaman dan kolong rumah warga dan memakan banyak ternak milik warga.

Tayang:
ABC AUSTRALIS
Ilustrasi Buaya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu ini, Buaya gegerkan warga kampung di Sumba Timur.

Hewan reptil buaya sejak hampir dua bulan terakhir menggegerkan warga di Kampung Warambadi, Desa Palanggai, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Buaya itu sangat jinak dan selalu muncul pada saat malam hari.

Munculnya buaya itu hingga masuk ke halaman dan kolong rumah warga dan memakan banyak ternak milik warga.

Danramil 1601-03 Pahunga Lodu, Kapten Idris kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (24/1/2020) mengatakan, ia mendapat laporan dari warga setempat, bahwa buaya itu sudah sering masuk keluar hingga ke pemukiman warga. Buaya itu juga sudah banyak memangsa ternak milik warga seperti babi, ayam dan anjing.

Buaya Muncul di Kampung Warambadi Saat Malam Hari

Hadiri Pengukuhan DPP Hanura, Jokowi Singgung Soal Tak Diundang OSO ke Munas Hanura

Pasha Bocorkan Rencana Enda Ungu Maju Pilkada 2020: Dia Ingin Jadi Kepala Daerah Manado

Presiden Jokowi Hadiri Pengukuhan DPP Hanura, Serukan Pilkada 2020 Tanpa Politik SARA dan Hoaks

"Saya juga setelah mendapat laporan warga itu saya sudah kesana kemarin, dan saya juga sudah lihat.

Tadi malam baru mereka telepon lagi katanya ada buaya yang masuk rumah warga lagi,"ungkap Idris.

Dikatakan Idris, warga setempat juga mengeluhkan kepadanya dan berniat hendak menembak buaya-buaya itu dengan maksud untuk mencegah jangan sampai terjadi korban jiwa, namun takut akan melanggar sebab terkait buaya ini kewenangan Instansi lain yakni BBKSDA NTT.

"Pokoknya buaya ini awal-awal muncul tidak terlalu jinak, tapi sekarang semakin jinak warga bilang, kita bisa ambil video juga bisa.

Ini sangat membahayakan warga setempat kalau tidak cepat dicegah oleh Instansi tekait,"kata Idris.

Penjabat Kepala Desa Palanggai, Nikolas Mbeja Teul juga ketika dihubungi POS-KUPANG.COM mengaku, buaya-buaya itu sering muncul sejak dua bulan terakhir dari pantai.

Muncul pertama sejak Bulan Desember 2019 sampai dengan saat ini.

Dikatakan Nikolas jumlah buaya itu sekitar puluhan ekor, namun yang sering masuk ke rumah warga sekitar 6 ekor buaya.

Dengan munculnya buaya ini banyak ternak warga seperti babi, anjing dan ayam telah dimangsa oleh buaya.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Diprediksi Bisa Pecahkan 5 Rekor Fantastis Ini di Tahun 2020

"Warga kini sangat resah dan takut dengan ini buaya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved