Yenny Wahid Jadi Komisaris Garuda, Dipilih untuk Tuntaskan Masalah Perempuan
Yenny Wahid ditunjuk jadi Komisaris Independen Garuda Indonesia. Tugasnya antara lain menyelesaikan masalah perempuan di BUMN itu.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Sigit Sugiharto
bersama-sama dengan seluruh keluarga besar perseroan.
Lebih lanjut, Yenny masih akan mempelajari secara lengkap kondisi Garuda Indonesia.
Terpisah, Triawan Munaf mengaku akan mengajak pejabat lainnya untuk bertemu dan menentukan langkah ke depan.
Dia menekankan pentingnya menjalankan tata kelola yang baik (Good Corporate Governance) untuk
maskapai berpelat merah itu.
"Itu nomor satu, good governance, tentang akhlak, tingkatkan moral, itu paling penting," kata Triawan.
Mantan Kepala Barekraf ini menjelaskan bahwa perseroan harus meningkatkan kreativitas dan inovasi agar
memiliki daya saing yang baik.
Salah satu langkah untuk mencapainya adalah dengan memperbaiki citra perusahaan yang
diakuinya turun dalam beberapa bulan terakhir.
"Citra itu kan image, itu dari pekerjaan kita sehari-hari.
Kalau kita memenuhi dasar pekerjaan kita dengan baik, sesuai harapan malah beyond harapan,
Tentu citranya akan bisa kembali.
Dengan memperbaiki citra tapi kita juga perbaiki kinerja," jelasnya.
Terkait penunjukkannya sebagai Komut Garuda Indonesia, Triawan mengaku telah berkomunikasi dengan
Menteri BUMN Erick Thohir sejak Desember tahun lalu.
Dia meminta kerja sama dari jajaran direksi dan dewan komisaris dalam memperbaiki kinerja Garuda Indonesia.
"Kita akan kerja sama dengan direksi dan komisaris, ada pak Irfan (Dirut Irfan Setiaputra), pak Chairal Tanjung,
mbak Yenny Wahid, pak Dirkeu Fuad Rizal dan lainnya, jadi semangat ya untuk perbaiki," ucapnya.
(Tribun Network/ria/wly)