Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kotamobagu

Made Mangku Ubah Batok Kelapa Menjadi Produk Bernilai Jual Tinggi

Sulawesi Utara dengan julukan pulau Nyiur Melambai tentu paling dominan tanaman khas adalah kelapa

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Alpen Martinus
Made Mangku Ubah Batok Kelapa Menjadi Produk Bernilai Jual Tinggi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulawesi Utara dengan julukan pulau Nyiur Melambai tentu paling dominan tanaman khas adalah kelapa.

Kebanyakan masyarakat hanya memanfaatkan daging kelapa untuk diolah menjadi bahan pangan atau minyak.

Sementara bagian kelapa lainnya jarang dimanfaatkan, semisal batang kelapa dan batoknya. Biasanya hanya dimanfaatkan untuk bahan bakar.

Tapi di tangan I Made Mangku, Warga Moyag Tampoan, Kecamatan Kotamobagu Timur, batok kelapa dijadikan kerajinan tangan yang bernilai rupiah.

Pesan Velix Sebelum Gantung Diri ke Adiknya: Tolong Titip deng Jaga Kita Pe Anak-anak

Batok kelapa berbagai macam ukuran, dibuatnya menjadi beberapa produk, seperti cangkir, ceret, gelas, asbak, lampu hias, dan tempat permen, juga gantungan kunci.

Usaha tersebut termasuk baru digelutinya."Baru beberapa bulan, sejak tahun lalu," katanya.

Ia mencoba membuat kerajinan dari batok kelapa, berbekal pengetahuan yang didapatkannya saat mengikuti pelatihan kerajinan tangan batok kelapa yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja beberapa waktu lalu.

"Di sini juga kan bahan baku batok kepala banyak. Dan rugi, kita sudah ikut pelatihan tapi tidak dikerjakan, makanya saya mulai bikin," jelas dia.

Tahap awal, ia menghaluskan bagian kulit luar batok kelapa dengan amplas, kemudian membelah kelapa menggunakan gurinda.

Breaking News - Seorang Pria di Tomohon Ditemukan Tewas Gantung Diri

Setelah itu, daging kelapa dikeluarkan, dan bagian dalam batok kelapa dihaluskan menggunakan amplas.

Setelah itu, dibentuk sesuai dengan model yang diinginkan.

Setelah proses pembentukan selesai, masuk pada tahapan pengecatan, menggunakan cat semprot.

Dan jadilah produk tersebut. Lama pembuatan untuk satu set cangkir dibuat dalam waktu dua hingga tiga hari, lampu hias satu hari, dan toples sehari tiga.

Tes SKD CPNS Berlangsung 10 Februari, Pangerapan: Pakai Joki Langsung Dinyatakan Gugur

Lumayan, satu bulan sudah bisa menghasilkan omset sekitar Rp 6 juta.

Harga satu set satu ceret, enam gelas, dan asbak Rp 400 ribu, toples Rp 150 ribu, dan lampu hias berupa pohon kelapa Rp 450 ribu.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved