La Gimpe Diterkam Buaya Saat Menjala Ikan, Kedua Kakinya Berada di Posisi Berbeda
Seorang warga diterkam buaya saat menangkap ikan di muara Sungai Karajae, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang warga diterkam buaya saat menangkap ikan di muara Sungai Karajae, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Warga tersebut diketahui bernama La Gimpe (64).
Buaya itu menerkam betis kanan saat La Gimpe menarik jala ikannya. Kala itu, kedua kakinya berada di posisi berbeda.
"Betis kanan saya robek. Saat menjala, kaki kiri saya masuk dalam sungai. Kaki kanan saya di daratan. " Kata La Gimpe, di ruang IGD RSUD Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (21/01/2020).
• 24 Januari Partai Demokrat Buka Pendaftaran Balon Bupati dan Wabup Minut
Setelah menerkam kaki La Gimpe, buaya itu lari kembali ke sungai. Namun, hewan melata itu malah tersangkut di jaring ikan.
"Saat terjun di Muara, buaya itu terjaring dalam jala yang saya tarik. Buaya itu kembali hendak menyerang saya. Namun saya lari dengan kaki terluka," sebut La Gimpe.
Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, dr. Ibrahim Kasim, mengatakan akibat gigitan buaya kaki La Gimpe luka sepanjang 10 sentimeter.
"Kondisi umum korban baik. Rencananya kita akan melakukan operasi, ditakutkan luka yang robek diterkam buaya kotor akibat lumpur muara sungai tempat korban diterkam buaya." ungkap Ibrahim Kasim.
Buaya Seret Yelandus Remaja 14 Tahun ke Dalam Air
Daud melihat buaya mengigit kaki kanan Yelandus.
Dengan sigap, Daud mendekat dan berhasil meraih tangan Yelandus, kemudian menarik sekuat tenaga agar anaknya terlepas dari mulut buaya.
Bersamaan itu pula buaya menyeret korban ke air dalam, sehingga terjadi tarik menarik.
Daud tak hilang akal. Dia mengambil sebuah batu kemudian melempar mengenai kepala buaya. Mungkin karena kesakitan, buaya akhirnya melepaskan Yelandus dari mulutnya.
• Hapus Honorer dan Non PNS, Ini Kata Kaban BKD Manado
Yelandus Nenoharan (14) tewas mengenaskan diterkam buaya di muara sungai Noehaen, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Jumat (17/1/2020) sekitar pukul 10.00 Wita.
Peristiwa itu disaksikan ayah kandungnya, Daud Nenoharan (55).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/memancing-warga-parepare-diterkam-buaya.jpg)