News
FAKTA Baru, Rencana Zuraida Hanum Gagal Meski Suaminya Hakim Jamaluddin Sudah Meninggal Dibunuh
Namun rencana ini gagal, karena para eksekutor tak melakukan tugasnya sesuai dengan yang direncanakan Zuraida.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terungkap adanya fakta baru terkait kematian hakim Jamaluddin.
Meski sudah meninggal dunia dibunuh dua orang yakni Jefri Pratama dan Reza Fahlevi sebagai eksekutor, tetapi ada rencana istrinya Zuraida Hanum yang gagal.
Mengutip TribunMedan.com, rencana awal dari Zuraida Hanum, dia ingin membuat tewasnya Jamaluddin akibat serangan jantung.
Namun rencana ini gagal, karena para eksekutor tak melakukan tugasnya sesuai dengan yang direncanakan Zuraida.
"Sesuai dengan rencana awal bahwa ZH menginginkan korban meninggal karena serangan jantung. Ini rencana skenario pelaku dengan membuat korban meninggal karena dugaan serangan jantung," ujar Martuani Sormin.
Saat pembunuhan terjadi, para eksekutor membunuh korban dengan cara membekapnya terlalu kuat, sehingga di wajah korban terlihat adanya bekas lebam-lebam.
Sehingga, kejadian yang tak sesuai dengan rencana awal itu, menurut Martuani, membuat ketiga tersangka sempat berdebat.
"Jadi di sini juga ada perdebatan karena tidak sesuai dengan rencana awal."
"Di mana dalam skenario, korban meninggal karena serangan jantung dan itu terjadi pada jam 01.00 WIB tanggal 29 November 2019."
"Namun, pelaku terkejut karena ada lebam-lebam merah pada wajah korban ini."
"Mereka tidak menduga karena semakin kuatnya saat membekap korban," Martuani Sormin.
Selanjutnya, Zuraida Hanum menyuruh Jefri dan Reza untuk membawa dan membuang korban ke area perkebunan.
Sebab, menurut Zuraida bekas lebam di wajah Jamaluddin itu tidak seperti serangan jantung.
Akhirnya, jasad Jamaluddin dibuang agar perbuatan mereka tidak diketahui.
"Karena ada meninggalkan jejak, ZH ini tidak memberi izin kepada pelaku karena pasti polisi mengungkap kasus ini bukan terkena serangan jantung. Terjadi perdebatan hingga akhirnya disepakati untuk membuang jenazah korban," kata dia.