Cerita Debt Collector di Manado Diajak Tante Muda Jalan-jalan Agar Tak Ditagih Utang

ada pula konsumen yang licik, licin, penuh tipu daya. Bahkan ada juga yang menawarkan kencan untuk tidak ditagih.

Cerita Debt Collector di Manado Diajak Tante Muda Jalan-jalan Agar Tak Ditagih Utang
Ilustrasi/AyoBandung.com
Ilustrasi Debt Collector 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berbicara tentang aksi penagihan debt collector, tak cukup dilihat dari satu sisi.

Ada debt collector yang suka mengancam, membuntuti bahkan melakukan kekerasan.

Tapi di sisi lain, ada pula konsumen yang licik, licin, penuh tipu daya.

Putusan MK 6 Januari 2020, Leasing Bisa Sita Kendaraan Tanpa Lewat Pengadilan tapi Ikuti Syarat Ini

Bahkan ada juga yang menawarkan kencan untuk tidak ditagih.

"Ada ibu ibu yang minta diajak jalan, agar supaya saya tidak menagih," kata Dani - bukan nama sebenarnya - mantan debt collector sebuah perusahaan besar di Manado, Sulawesi Utara

Sebut dia, tante muda kliennya menunggak bayar kendaraan selama tiga bulan.

Ia tergolong bohai. Wajahnya cantik, bodinya aduhai.

"Tapi saya tetap tak tergoyahkan," kata dia.

Sebelum menagih, ia selalu dipasani ibunya, agar melakukannya secara sopan tapi tegas.

Kekerasan adalah jalan terakhir.

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved