Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Cara Sehat Lepaskan Amarah agar Terhindar Serangan Jantung, Ambil Napas hingga Ucapkan Mantra

Satu studi 2010 Trusted Source menemukan, bahwa mampu mengekspresikan kemarahan dengan cara yang sehat bahkan dapat membuat kamu terhindar

Editor: Aldi Ponge
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak yang sering membuat kita marah saat mengalaminya.

Membiarkan amarah mendidih atau kemarahan meledak bisa saja melukai hubungan pribadi dan profesionalmu, tetapi itu juga memengaruhi kesejahteraan.

Terus-menerus menghilangkan frustrasi kita dapat menyebabkan reaksi fisik dan emosional, termasuk seperti tekanan darah tinggi dan kecemasan.

Berita baiknya adalah kamu dapat belajar mengelola dan menyalurkan kemarahanmu secara konstruktif.

Satu studi 2010 Trusted Source menemukan, bahwa mampu mengekspresikan kemarahan dengan cara yang sehat bahkan dapat membuat kamu terhindar dari kemungkinan terserang penyakit jantung.

Berikut adalah 11 cara yang bisa kamu lakukan untuk melepaskan kemarahan:

1. Ambil napas dalam-dalam

Di saat yang panas, mudah untuk mengabaikan pernapasanmu. Tapi pernapasan dangkal semacam itu yang kamu lakukan saat kamu marah akan membuatmu dalam mode pertarungan.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah mengambil napas perlahan dan terkontrol yang kamu hirup dari perut, bukan dari dada. Ini memungkinkan tubuh untuk langsung menenangkan diri.

Kamu juga bisa menyimpan latihan pernapasan ini, pertama-tama, temukan kursi atau tempat di mana kamu dapat duduk dengan nyaman, membuat leher dan bahumu rileks sepenuhnya.

Berikutnya, bernapaslah dalam-dalam melalui hidung, dan pastikan bernapas melalui perut lalu buang napas melalui mulut.

Cobalah melakukan latihan ini tiga kali sehari selama 5 hingga 10 menit atau sesuai kebutuhan.

2. Ucapkan mantra yang menghibur

Mengulangi kalimat yang menenangkan dapat membuatnya lebih mudah untuk mengekspresikan emosi yang sulit, termasuk kemarahan dan frustrasi.

Coba ulangi secara perlahan, "Tenang saja," atau "Semuanya akan baik-baik saja," saat kamu merasa kewalahan oleh suatu situasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved