News
Pria 63 Tahun Jadi Korban Begal, Meski Terluka, Begini Caranya Agar Bisa Selamat
Dua begal menghampiri Wakid langsung menghantam dengan celurit. Dia pun menepi dan meninggalkan sepeda motornya.
"Yang selamatkan saya, ibu-ibu dua orang.
Saya minta tolong panggilan becak.
Pertama mau dibawa ke RS Sembiring, namun karena jauh, saya minta dibawa ke sini saja," ungkapnya.
Ditemani istrinya, Wakid yang masih terbaring lemah mengatakan bahwa dirinya tidak banyak menuntut.
"Saya berharap polisi bisa mengamankan pelaku, agar tidak ada korban lainnya.
Kedua pelaku sangat kejam.
Saya tidak berharap banyak, sepeda motor saya, ya sudah diikhlaskan.
Saya cuma ingin ketemu sama pelakunya, bersalaman, semoga ia segera bertaubat," tutur Wakid.
Tangan Wakid, saat ditemui masih dalam keadaan diimpus, tubuhnya hanya ditutup dengan baju batik oranye dan menggunakan selimut hijau.
Saat ditanya apakah Wakid mengenali ciri-ciri pelaku.
Pria berusia 63 tahun ini menjelaskan bahwa dirinya tidak begitu mengingat dengan jelas.
"Kalau yang bacok tangan saya, orangnya tinggi dan tidak terlalu besar.
Saya dibacok membabi buta.
Sampai patah tangan saya.
Sementara, satu pelaku lainnya bertubuh kecil," pungkasnya.
Pembegalan yang dialami Wakid terekam CCTV dan beredar di sejumlah media sosial.
Kejadian berawal saat korban mengendarai sepeda motor jenis trail diikuti dua pria berboncengan dengan sepeda motor. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Subscribe YouTube Channel Tribun Manado:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-begal-motor-1212121212121.jpg)