KPK OTT Komisioner KPU RI

KPK OTT Komisioner KPU RI, Ferry Liando: Ini Pelajaran bagi Semua Penyelenggara Pemilu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan dugaan suap terhadap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan

KPK OTT Komisioner KPU RI, Ferry Liando: Ini Pelajaran bagi Semua Penyelenggara Pemilu
TRIBUN MANADO/DEWANGGA ARDHIANANTA
Ferry Daud Liando 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan suap terhadap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Wahyu Setiawan, Rabu (08/01/2020) malam

Hal ini mengejutkan banyak pihak sekaligus menuai keprihatinan. Lembaga negara sekelas KPU pun ternyata tak lepas dari praktik korupsi.

Pengamat politik pemerintahan Sulut Dr Ferry Liando mengatakan, peristiwa OTT KPK terhadap Komisioner KPU RI itu menjadi pelajaran buat penyelenggara Pemilu yang lain.

Liando kepada Tribun Manado mengatakan, menjadi penyelenggara pemilu rentan diganggu karena banyak pihak yang berkepentingan.

Terjaring OTT KPK, Wahyu Setiawan Batal Terbang dan Keluar dari Pesawat Tujuan Bangka Belitung

"Kejahatan bisa terjadi karena 3 faktor yakni niat, kesempatan dan tekanan eksternal," kata Liando, Kamis (09/01/2020).

Hemat dia, bisa jadi peristiwa ini karena tekanan eksternal terutama yang berkepentingan terhadap kebijakan KPU.

"Namun demikian apapun faktor yang melatar belakangi peristiwa itu, hal ini tidak bisa dibenarkan Kejadian itu harusnya tidak boleh terjadi," katanya.

Urus KTP dan KK Tak Perlu Lagi Tanda Tangan Kadisdukcapil

Ini Kata Duta Besar China Untuk Indonesia Terkait Natuna, Sebut Bisa Selesaikan Masalah

Ia bilang, walaupun pelakunya hanya satu orang namun bisa mengganggu institusi secara keseluruhan. Ini pukulan berat yang harus ditanggung institusi KPU.

Butuh waktu panjang bagi KPU untuk memulihkan nama baik dan kepercayaan publik terhadap penyelenggara Pemilu.

"Oleh karena itu kejadian ini menjadi pelajaran bagi penyelenggara lain untuk selalu berhati-hati," ujar Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi Manado ini.(ndo)

Ada ASN di Bitung Dilantik di OPD A, Malah Berkantor di OPD C, Ada Kepsek Belum Ikut Seleksi Cakep

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved