News

TERKINI - Gunung Merapi Terpantau Keluarkan Awan Panas Guguran Sabtu Malam

Saat dikonfirmasi, Petugas pos pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang Lasiman membenarkan telah terjadi awan panas guguran.

TERKINI - Gunung Merapi Terpantau Keluarkan Awan Panas Guguran Sabtu Malam
LESTO PRABHANCANA UNTUK TRIBUN JOGJA
LETUSAN MERAPI - Foto-foto udara jejak letusan Gunung Merapi diabadikan pegiat mitigasi kebencanaan Sleman, Lesto Prabhancana, dari helikopter Colibri TNI AU pada 11 November 2010 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sabtu malam gunung merapi terpantau keluarkan awan panas.

Gunung Merapi pada Sabtu (04/01/2020) pukul 20.36 WIB mengeluarkan awan panas guguran.

Awan panas tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut.

Saat dikonfirmasi, Petugas pos pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang Lasiman membenarkan telah terjadi awan panas guguran.

"Iya betul, (terjadi awan panas guguran)," ujar Petugas pos pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Lasiman saat dihubungi melalui WhatsApp (WA), Sabtu (04/01/2020). 

Berdasarkan data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta awan panas guguran terjadi pada pukul 20.36 WIB.

Jenderal Qassem Soleimani Dibunuh Amerika, Ravanchi: Asalan Kuat Membuka Perang

Berikut 3 Zodiak yang Beruntung dan Kurang Beruntung di Bulan Januari 2020

Tahun Ini Cukai Rokok Naik 23 Persen, Ternyata Presiden Joko Widodo Sudah Teken Sejak 2015

Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo max 55 mm dan durasi kurang lebih 105 detik.

Awan panas tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut.

Awan panas guguran ini menyebabkan hujan abu tipis di sekitar Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah.

Hal ini sesuai dengan laporan di akun twitter resmi BPPTKG Yogyakarta @BPPTKG.

Melalui akun twitternya BPPTKG Yogyakarta menulis:

"Awan panas ini dilaporkan menimbulkan hujan abu tipis di sekitar Cepogo, Boyolali. Masyarakat dihimbau mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik"

Sampai dengan saat ini BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada.

Klik Tautan Sebelumnya

Subscribe Tribun Manado Official

Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved