Berita Ekonomi

Ini 10 Komoditas yang Alami Inflasi di Sulut pada Desember 2019, Efek Perayaan Natal dan Tahun Baru

Meski Kota Manado (Sulut) mengalami deflasi 1,88 persen di Desember 2019 tapi ada sejumlah komoditas yang mengalami inflasi.

Ini 10 Komoditas yang Alami Inflasi di Sulut pada Desember 2019, Efek Perayaan Natal dan Tahun Baru
TRIBUN MANADO/FERNANDO LUMOWA
Kepala BPS Sulut, Dr Ateng Hartono menjelaskan data inflasi Sulut Bulan Desember 2019 di kantornya, Kamis (02/01/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meski Kota Manado (Sulut) mengalami deflasi 1,88 persen di Desember 2019 tapi ada sejumlah komoditas yang mengalami inflasi di bulan terakhir tahun lalu.

"Deflasi 1,88 persen tapi ada sejumlah komoditas yang indeksnya naik yang menahan laju deflasi yang didorong harga bahan makanan," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Dr Ateng Hartono, Jumat (02/01/2020).

BPS Sulut mencatat ada 10 komoditas yang memberi sumbangan atau andil inflasi terbesar di Bulan Desember 2019.

Mulai dari angkutan udara sebesar 0,29 persen.

Ateng mengatakan, harga tiket pesawat masih relatif tinggi.

"Itu pengaruh karena permintaannya naik di Bulan Desember, tepat di momen Natal dan Tahun Baru," katanya.

Selain angkutan udara, bawang merah 0,11 persn; kendaraan carter atau rental 0,05 persen dan pisang 0,03 persen.

"Sama seperti tiket pesawat," begitu juga dengan kendaraan rental, harganya pasti naik seiring melonjaknya permintaan di akhir tahun," katanya.

Selanjutnya minyak goreng 0,02 persen; telur ayam ras 0,014 persen; kaos tanpa kerah 0,013 persen; ikan biji nangka 0,0135 persen; seng 0,0133 persen dan daging babi 0,0123 persen.

Katanya, jika perhatikan 10 komoditas utama yang mengalami inflasi di Bulan Desember rata-rata merupakan kebutuhan yang berkaitan dengan perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved