Banjir Bandang di Lebo Sangihe

Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Kampung Lebo, 2 Warga Meninggal Dunia

Korban meninggal dunia, yakni bernama Lahode Mangepe (83), warga Kampung Lebo, hanyut terbawa arus bersama rumahnya.

Istimewa
Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Kampung Lebo, 2 Warga Meninggal Dunia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Personel Polres Kepulauan Sangihe, membantu korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (3/1/2020) tadi.

Data dari Polres Kepulauan Sangihe yang diterima Jumat (3/1/2020) tadi, bencana alam tersebut mengakibatkan 2 korban meninggal dunia, 3 luka-luka, serta puluhan rumah mengalami kerusakan.

Korban meninggal dunia, yakni bernama Lahode Mangepe (83), warga Kampung Lebo, hanyut terbawa arus bersama rumahnya.

Korban sempat ditemukan warga di pesisir pantai desa setempat.

Saat ditemukan korban masih hidup, namun meninggal dunia saat dievakuasi ke Puskesmas Pembantu Kampung Lebo.

Sementara itu korban hilang, bernama Armando Makanangin (18), warga setempat.

Dugaan sementara, korban tertimbun tanah longsor, di Lindongan III, Kampung Lebo.

Tiga korban luka-luka, yakni Wilmar Budiman (72), Uce Makawimbang (46) dan Valen Pubukiran (13), ketiganya warga kampung setempat.

Wilmar, tertimbun reruntuhan bangunan, namun berhasil ditemukan warga dalam keadaan selamat, lalu dievakuasi ke RSUD Liung Kendage, Tahuna menggunakan perahu.

Kemudian Uce, hanyut bersama rumahnya dan ditemukan warga dalam keadaan selamat di pesisir pantai desa setempat.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved