Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Italia

Pakai Gambar Monyet Pada Kampanye Antirasisme, Liga Italia Serie A Minta Maaf

Setelah mendapat kecaman karena menggunakan gambar monyet dalam kampanye antirasisme. Liga Italia Serie A minta maaf

Editor: David_Kusuma
diolah tribun manado
Serie A 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah mendapat kecaman karena menggunakan gambar monyet dalam kampanye antirasisme.

Liga Italia Serie A yang merupakan kasta tertinggi liga sepak bola di negeri Pizza, akhrinya meminta maaf.

Pernyataan maaf itu disampaikan langsung CEO Serie A, Luigi Di Siervo.

Demikian dilansir dari Footbal Italia, Rabu (18/12/2019).

Kampanye Antirasisme di Liga Italia Serie A Dapat Kecaman, Penyebabnya Ada Gambar Monyet

"Saya meminta maaf kepada siapa pun yang tersinggung oleh karya yang dibuat oleh Simone Fugazzotto Mei lalu, untuk Final Coppa Italia," ujarnya.

“Meskipun sang seniman menjelaskan bahwa makna ciptaannya benar-benar merupakan pesan menentang rasisme, karya itu masih tampak dipertanyakan oleh banyak orang," kata Di Siervo menambahkan.

"Apa yang tidak dapat dipertanyakan adalah kecaman kuat dan terus-menerus oleh Lega Serie A terhadap semua bentuk diskriminasi dan rasisme, yang kami berkomitmen untuk hapuskan dari Liga kami," Di Siervo mengakhiri.

Sebelumnya, Serie A berinisiatif mengampanyekan antirasisme dengan menggandeng seniman asal Italia, Simone Fugazzotto.

Dalam karyanya, Fugazzotto menggambarkan tiga kepala monyet yang dinilai mewakili bangsa di dunia.

Masuki Musim Hujan, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Mengantisipasi Beragam Bencana

Namun, inisiatif Serie A dan Fugazzotto itu ternyata mendapat kecaman dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari klub peserta Serie A, AS Roma.

Kecaman itu dilontarkan AS Roma melalui akun Twitter resmi mereka, @OfficialASRoma.

AS Roma menyayangkan penggunaan "monyet" sebagai medium kampanye antirasisme.

Tidak hanya AS Roma, agen Romelu Lukaku, Michael Yormark, juga mengecam hal tersebut.

Romelu Lukaku penyerang Inter Milan di Liga Italia
Romelu Lukaku penyerang Inter Milan di Liga Italia (via Fox Sports)

Yormark menilai bahwa Serie A justru memperburuk keadaan dengan membuat visual yang seharusnya tidak dtampilkan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved