Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cewek Manado

7 Cewek Manado Bicara Soal Perayaan Natal, 3 Makna Natal hingga Kenang Masa Kecil

Harapan Cewek Manado saat merayakan Natal Yesus Kristus 2019. Berikut 7 gadis Manado menyampaikan harapannya saat perayaan Natal:

Tayang:
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
KOLASE TRIBUNMANADO
Junita Tangkere, Galatia Karamoy, Dewi Ansye Sompie 

Selain itu Natal menjadi momentum berkumpul bersama keluarga yang datang dari jauh.

"Begitu sangat terasa suasana Natal karena pohon Natal di mana-mana, dan lagu Natal bisa didengar di mana-mana. Belum lagi di setiap rumah didekorasi dengan lampu-lampu natal yang begitu meriah," kata Wanita Kelahiran Tanah Merah, 10 Desember 1999.

Wanita yang hobi mendengar musik ini mengimani, Natal sebagai hari lahir Yesus sang juruslamat.

"Minggu-minggu Advent ini menjadi penghayatan bagi kta semua. Biarlah kita selalu percaya kepada Tuhan Yesus," kata Ketua Pemuda di Jemaat Stefanus Atep Oki

"Dalam menyambut natal yang terutama adalah kesiapan hati. Selain itu yang dilakukan adalah membersihkan rumah, mendekorasi rumah luar dan dalam, menyediakan kue Natal, mempersiapkan diri untuk berkunjung ke rumah saudara dan lain sebagainya," kata lulusan SMK N 2 Tondano.

Anak ketiga dari empat bersaudara ini berharap, Natal ini menjadi saat di mana semua orang bersukacita dan bergembira dalam Tuhan

7. Dewi Ansye Sompie - Mendekatkan Diri kepada Tuhan

Dewi Ansye Sompie
Dewi Ansye Sompie (TRIBUNMANADO/RIAN SEKEON)

Dewi Ansye Sompie mengatakan semua umat Kristiani pasti sangat menantikan Natal dan mereka mempersiapkan segala sesuatunya untuk merayakan Hari Natal.

Perayaan tak lengkap apabila tak menghiasi pohon Natal yang diletakan bagian dalam rumah.

"Hadirnya pohon Natal dapat menghadirkan suasana kesejahteraan dan kepuasaan tersendiri bersama keluarga tercinta," ujarnya

Wanita Kelahiran Manado 8 Agustus 1996 yang terpenting dalam perayaan Natal adalah hati yang penuh suka cita untuk merayakan. Bukan pakaian, dan persiapan makanan yang dipaksakan.

"Natal bukanlah tentang apa yang di luar tetapi apa yang ada di dalam diri. Natal harusnya menjadi momen lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Tidak lupa akan pemberian cinta dan kasih yang selalu diberikan Tuhan kepada tiap hati yang bersyukur untuk merasakannya," ucap wanita Mahasisiwi Jurusan Teologi Pasca Sarjana IAKN Manado.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved