Cewek Manado
7 Cewek Manado Bicara Soal Perayaan Natal, 3 Makna Natal hingga Kenang Masa Kecil
Harapan Cewek Manado saat merayakan Natal Yesus Kristus 2019. Berikut 7 gadis Manado menyampaikan harapannya saat perayaan Natal:
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
Kelahiran Yesus, menurut cerita dalam Alkitab, terjadi di sebuah kandang domba.
Hal ini menunjukkan bahwa kesederhanaan dan kerendahan hati adalah inti dari Natal itu sendiri.
Kelahiran Yesus membawa kedamaian di tengah umat manusia.
Menjelang Natal yang diperingati setiap 25 Desember, Veyna lebih fokus menyiapkan hatinya.
Penatua Pemuda GMIM Baitani Walantakan ini berharap, damai dan sukacita serta penghayatan Natal tidak hanya dirasakan setiap 25 Desember, melainkan setiap hari.
"Kiranya kepribadian dan karakter pemuda Kristen semakin bertumbuh dalam Kristus, tetap menjadi teladan, menjadi garam dan terang dimanapun pergi dan berada," ungkap Ketua bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesehatan Pemuda Sinode GMIM.
5. Meilan Tutuhatunewa - Perbaiki Diri
Cewek Manado, Meilan Tutuhatunewa mengatakan dirinya memiliki rencana ingin menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat.
"Lebih khususnya bersama keluarga dan meninggalkan segala aktivitas yang hanya membuang-buang waktu," katanya.
Anak ke dua dari dua bersaudra ini juga punya kesan sendiri untuk makna Natal kali ini.
"Makna natal buat saya, Natal itu waktu dimana kita meninggalkan segala rutinitas kita untuk menghabiskan momen kebersamaan dengan keluarga," tandasnya.
Natal menjadi momentum untuk merenungkan kebersamaan dan sukacita yang habiskan bersama keluarga.
"Natal bukan juga hanya baju baru tetapi menjadi renungan untuk kita lebih memperbaiki diri menjadi lebih dekat dengan Tuhan. Kalau bukan Tuhan tidak mungkin saat ini kita masih melihat, berdiri, dan marasakan Natal di tahun ini," katanya.
6. Christin Pontonuwu - Kesiapan Hati
Christin Pontonuwu mengatakan makna Natal untuk memperingati kelahiran Tuhan Yesus Juruslamat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/junita-tangkere-galatia-karamoy-dewi-ansye-sompie.jpg)