Sabtu, 16 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

SEA Games 2019

Publik Filipina Patah Hati, Tim Voli Putri Kalah Dramatis dari indonesia

Tim Voli Putri Filipina dan Indonesia saling berhadapan dalam laga perebutan tempat ketiga, SEA Games 2019 yang berlangsung Senin (9/12/2019).

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
PBVSI via BolaSport.com
Timnas bola voli putri saat bereaksi di Kejuaraan Bola Voli Putri Asia di Jamsil Indoor Gymnasium, Korea Selatan, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim Voli Putri Filipina dan Indonesia saling berhadapan dalam laga perebutan tempat ketiga, SEA Games 2019 yang berlangsung Senin (9/12/2019).

Dalam pertemuan tersebut, ada kejadian dramatis yang tersaji. 

PhilSports Arena yang menjadi venue pertandingan voli SEA Games 2019 pun didatangi oleh banyak pendukung tuan rumah.

Mereka ingin memberi dukungan penuh kepada Abigail Marano dkk. untuk menciptakan sejarah dalam jagat voli SEA Games.

Pasalnya, kemenangan atas Indonesia bakal menghadirkan medali perdana bagi Tim Voli Putri Filipina sepanjang keikutsertaan mereka di SEA Games.

Sejarah itu nyaris tercipta kala Tim Voli Putri Filipina meraih match point dan unggul 14-12 pada akhir set kelima.

Hanya butuh satu angka untuk meraih medali perunggu, Filipina justru tampil tertekan sehingga kehilangan momentum.

Maverick Vinales, Pembalap Yamaha dengan Pencapaian Terbaik Teratas di Ajang MotoGP Musim 2019

Indonesia sebenarnya juga mendapat tekanan yang tak kalah besar karena satu kesalahan bakal membuat Wilda Nurfadilah dkk. kalah dan pulang tanpa medali.

Namun nyatanya skuad Merah Putih mampu mengatasi tekanan untuk kemudian membalik momentum laga tersebut.

Lewat torehan empat angka beruntun, Tim Voli Putri Indonesia mampu menyegel set kelima dengan skor akhir 16-14.

Medali perunggu voli putri SEA Games 2019 pun berhasil dibawa pulang ke Indonesia berkat kemenangan tipis 3-2 (25-20, 24-26, 25-15, 20-25, 16-14).

Pada sisi lain, kekalahan dramatis ini terasa begitu menyesakkan dan membuat patah hati publik Filipina.

Bagaimana tidak, kesempatan untuk mengakhiri puasa medali SEA Games yang sudah berlangsung 14 tahun harus melayang secara dramatis.

Salah satu bintang Filipna, Alyssa Valdez pun mencoba berbesar hati menerima hasil pahit yang mereka dapatkan.

"Jika medali itu memang bukan untuk kami karena belum saatnya, maka itu tak akan pernah menjadi milik kami," tutur Alyssa Valdez dikutip SportFEAT.com dari Rappler.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved