Jumat, 12 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Menteri Pendidikan Ajari Menteri BUMN Penggunaan Tanda Baca, Erick Thohir: Bahasa Gue Dikoreksi

"Maaf nih bang, kalau udah ada tanda seru, nggak usah pakai tanda titik. Tanda serunya satu aja nggak usah lima, maaf ye," kata Nadiem.

Tayang:
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
kolasetribunmanado/YouTube/KemendikbudRI/tribunnews
Nadiem Makarim dan Erick Thohir 

Sontak ucapan Bedu membuat penonton tertawa.

Keduanya yang berperan sebagai siswa kelas XII berdialog soal masuk universitas.

Selain itu, ada pula Bedu yang mengaku sebagai anak orang kaya dan mengklaim mudah untuk mencari kampus ternama menggunakan relasi ayahnya.

Bedu mengaku bisa masuk universitas favorit karena orang tuanya adalah pejabat.

"Lu enggak tahu bapak gue siapa? Bapak gue pejabat. 'Pak, Bedu mau kuliah nih, kasih kampus paling favorit di Indonesia'. Pakai koneksi bapak gue, selesai," kata Bedu.

Wishnutama lalu mengingatkan Bedu bahwa hal itu adalah nepotisme dan tidak dapat dibenarkan.

Begitu juga Erick yang berperan sebagai tukang bakso ikut-ikutan mengingatkan Bedu.

Sementara Wisnutama sibuk membolak-balik brosur kampus untuk bisa masuk ke universitas favorit dengan belajar giat.

Bang Thohir yang mendengar percakapan Bedu dan Wisnutama kemudian 'menyemprot' Bedu agar tak menggunakan jalur nepotisme semacam itu.

Tak melulu berisi dialog serius, ketiga menteri dan dua komedian ini juga saling melempar guyonan dan pantun di atas panggung.

Seusai pertunjukan, Presiden Jokowi membuka sesi jumpa media. Ketika ditanya siapa di antara ketiga menteri yang berakting paling bagus, Jokowi memilih Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim karena dirasa masih cocok menggunakan seragam putih abu-abu.

"Kalau pakaian yang paling bagus dikenakan di Pak Nadiem Makarim, Mas Menteri Nadiem Makarim, karena masih kelihatan kayak anak SMA gitu. Kalau tukang bakso ini saya lihat handuknya masih baru, pakaiannya baru, gerobak baksonya juga masih baru," ungkap Jokowi yang disambut senyum sumringah Nadiem Makarim di samping kirinya.

Tiga menteri Presiden Joko Widodo beradu akting dalam drama antikorupsi di SMK Negeri 57 Jakarta, Senin (9/12/2019). Ketiganya yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir.
Tiga menteri Presiden Joko Widodo beradu akting dalam drama antikorupsi di SMK Negeri 57 Jakarta, Senin (9/12/2019). Ketiganya yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir. (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Ketiganya punya peran masing-masing.

Nadiem sebagai siswa kelas X SMA dan Wishnutama sebagai siswa kelas XII SMA.

Sementara itu Erick berperan menjadi tukang bakso.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved