Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri, Keluarga Korban Emosi: 'Lepas Saja Kopyahmu'

Petugas gabungan Polsek Campurdarat dan Polres Tulungagung melakukan penjagaan ekstra, sebab keluarga korban terlihat emosional.

Tribun Bali - Tribunnews.com
ilustrasi pembunuhan suami istri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rekonstruksi pembunuhan pasangan suami istri digelar Polres Tulungagung.

Personil Satreskrim Polres Tulungagung melakukan rekonstruksi pembunuhan pasangan suami istri, Adi Wibowo(56) alias Didik dan Suprihatin (50), di Dusun Nginas, Desa/Kecamatan Campurdarat, Senin (9/12/2019).

Rekonstruksi menghadirkan dua tersangka, Deni Yonatan Fernando Irawan (25) dan Muhammad Rizal Saputra (22), serta jaksa dari Kejari Tulungagung.

Petugas gabungan Polsek Campurdarat dan Polres Tulungagung melakukan penjagaan ekstra, sebab keluarga korban terlihat emosional.

“Lepas saja kopyahmu, tidak pantas kamu memakainya,” ujar seorang perempuan, kepada tersangka Rizal Saputra (22), di akhir rekonstruksi.

Sejumlah laki-laki yang mengenakan penutup wajah sempat mendekat di belakang garis polisi.

BREAKING NEWS - Hujan Deras dan Angin Puting Beliung Hancurkan 10 Rumah di Unima

Melihat gelagat yang tidak baik, polisi mengusir mereka, namun ternyata mereka hanya pindah ke sisi lain.

Saat Nando dan Rizal keluar dari rumah korban, tiba-tiba keluarga merangsek ingin memukul tersangka.

Dengan sigap polisi menghalangi mereka, dan cepat-cepat membawa Nando dan Rizal ke dalam mobil Satreskrim, kemudian dilarikan ke Mapolres Tulungagung.

Tidak berhasil menyerang dua tersangka, keluarga menangis kesal, terutama dua anak korban, Hengki Dinata (35) dan Dedi Mawar Pranata (29).

Mereka kemudian menangis menahan emosi, sementara yang lain berusaha menenangkan

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia yang hadir juga berusaha menenangkan mereka.

“Yang sabar ya. Yang penting pelaku sudah ditangkap, kita ikuti saja proses hukumnya,” ucap Kapolres.

Dalan rekonstruksi ini, para tersangka memeragakan total 68 adegan.

Pasangan Didik dan Suprihatin dibunuh pada 5 November 2018, dan baru ditemukan 8 November 2018 sudah dalam keadaan membusuk.

Polimdo Ajari Petani Tentukan Harga Pokok Produksi Jagung

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved