Gebrakan Menteri Jokowi
Ini 6 Gebrakan Menteri BUMN Erick Thohir, Pilih Ahok Jadi Komut Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda
Sejak dilantik sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir membuat gebrakan-gebrakan
1. Membentuk Satuan Tugas atau Task Force Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Pada 4 November, Erick Thohir membentuk satuan tugas atau task force untuk segera merampungkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Satuan tugas tersebut dipimpin oleh Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra.
Dengan adanya satgas, diharapkan proyek kereta cepat tidak molor.
Pasalnya, menurut rencana, proyek ini akan disambungkan ke Surabaya.
Kereta cepat Jakarta-Bandung ditargetkan dapat mulai beroperasi pada 2021.
2. Menunjuk Ahok sebagai Komut PT Pertamina (Persero)
Salah satu gebrakan Erick Thohir yang banyak menuai pro dan kontra adalah menunjuk Ahok menjadi salah satu bos BUMN, yaitu PT Pertamina (Persero).
Sebelumnya, Erick Thohir telah bertemu terlebih dahulu dengan Ahok dan kemudian melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada Presiden Jokowi.
Sebelum pada akhirnya ditetapkan, Presiden menyampaikan bahwa Ahok tetap menjalani proses seleksi untuk dapat lolos dan menjabat dalam salah satu BUMN.
3. Memangkas Jabatan Deputi di Kementerian BUMN
Pada era Rini Soemarno, jabatan deputi diisi oleh tujuh orang.
Erick Thohir akan memangkasnya menjadi hanya tiga orang.
Mengutip dari pemberitaan Kompas.com (19/11/2019), Erick Thohir mengungkapkan bahwa ia dan kedua wakil menterinya telah bertemu dengan semua pejabat eselon I secara langsung dan menjelaskan mengenai restrukturisasi.
• Erick Thohir Copot Lima Deputi BUMN: Dianggap Langkah Tidak Biasa
Menurut Erick Thohir, hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi untuk mempercepat gerakan demi membangun bangsa ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/menteri-bumn-erick-thohir-angkat-tangan.jpg)