Rakernas PAN, Bima Arya Ramaikan Bursa Calon Ketua, Zulkifli Hasan Diminta Mundur
Bima Arya ramaikan bursa calon ketua umum PAN, sementara Amien Rais meminta Zulkifli Hasan mundur dari pencalonan caketum.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Sigit Sugiharto
Bacakan Pantun
Teguran Amien tersebut membuat para kader partai yang memenuhi ballroom berhenti meneriakan yel-yel dukungan.
Termasuk saat Amien memberikan tausiah.
Hanya saja begitu Amien menutup sambutan, sejumlah kader PAN kembali meneriakkan yel-yel tersebut.
Amien pun kembali memberi teguran, bahkan Amien menyebut PAN bukanlah partai kampungan.
"Lanjutkan belum tentu ya, jangan mendahului takdir. Anda jangan sorak sorak seperti itu, tidak layak. Ini bukan partai kampungan, wassalamualaikum," katanya.
Kata, "Lanjutkan," sering diteriakkan oleh sebagian peserta rakernas pendukung Zulkifli.
Teriakan itu semakin keras saat Zulkifli menyinggung mengenai agenda kongres tentang pemilihan Ketua Umum PAN periode 2020 2025.
Untuk mencairkan suasana Zulkifli kemudian melempar dua bait pantun.
"Anak nelayan mengayuh sampan, sampan didayung menuju ke tepian. Ayo semua kader PAN bergandeng tangan, bersatu padu meraih kemenangan di 2024 mendatang," ujar Zulkifli.
"Putri Melayu asyik berdendang, menarik perhatian si anak bujang. Mari bersatu kita berjuang, merebut kemenangan di pemilu mendatang," tambahnya.
Zulkfili Hasan mengingatkan seluruh kader partai agar tidak saling hujat dan mencerca menjelang pelaksanaan Kongres PAN pada awal 2020.
"Saya minta teman teman jangan ada yang mencerca saudaranya sendiri. Masa saudara tega untuk menghujat, jangan. Kita keluarga besar," ucap Zulkifli dalam sambutannya.
(tribunnetwork/fiq)