Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK GMIM Kamis 5 Desember 2019

RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Rancangan Allah

ISRAEL sangat menderita akibat penghukuman Allah. Inilah upah melawan dan mengkhianati Allah yang adalah Pencipta dan Pemilik-Nya.

Editor: Aswin_Lumintang
Netralnews.com
Alkitab 

Mikha 4:12

ISRAEL sangat menderita akibat penghukuman Allah. Inilah upah melawan dan mengkhianati Allah yang adalah Pencipta dan Pemilik-Nya.

Israel memang bangsa pilihan dan umat kesayangan Allah. Mereka adalah biji mata Allah. Namun, bukan berarti mereka bebas berbuat dosa. Allah maha adil. Dia tidak pernah kompromi dengan kejahatan umat-Nya.

Ilustrasi Holy Bible
Ilustrasi Holy Bible (NET)

Itulah sebabnya, Israel terserak-serak. Mereka tercerai berai. Mereka dibuang dan ditawan. Negeri mereka jadi sepi dan tinggal puing-puing. Kota kebanggaan mereka didiami bangsa asing. Sementara mereka terasing di negeri asing.

Bangsa-bangsa mengepung, mengeroyok dan menindas mereka. Mereka bersorak-sorai kegirangan karena berhasil menaklukan dan menindas Israel sesukanya. Mereka menganggap bahwa itu hasil usaha dan kehebatan mereka.

Padahal, semua itu terjadi seizin dan sepengetahuan Tuhan. Allah memiliki rancangan bagi umat-Nya. Bangsa-bangsa itu tidak mengerti dan memahami tentang maksud Tuhan itu.

Demikianlah firman Tuhan hari ini.
"Tetapi mereka itu tidak mengetahui rancangan TUHAN; mereka tidak mengerti keputusan-Nya, bahwa Ia akan menghimpunkan mereka seperti berkas gandum ke tempat pengirikan. (ay 12)_

Bangsa-bangsa itu beranggapan karena kuat dan gagahnya mereka maka Israel hancur luluh. Sekali-kali tidaklah demikian.

Allah lah yang menghukum Israel. Penghukuman ini adalah sebuah proses pembentukan karakter bagi umat-Nya. Maksudnya supaya mereka bertobat dan berbalik kepada Allah serta hidup benar.

Jadi, hukuman itu merupakan bagian dari rancangan Allah yang tak dapat dijangkau oleh akal dan kepikiran bangsa-bangsa yang mengeroyok dan menawan serta menjajah Israel.

Justeru ketika mereka bertobat setelah melewati proses tersebut, Allah akan memulihkan mereka. Allah akan menghimpun mereka seperti berkas gandum yang akan kembali ke tempat pengirikannya.

Orang Israel yang tercerai berai, bangsanya yang hancur luluh, pemerintahan yang lumpuh, kotanya yang tinggal puing-puing, akan dipulihkan, dibangun kembali dan diberkati untuk selamanya. Yang terpisah akan dikumpulkan oleh Allah.

Sahabat Kristus, jika kita menghadapi pergumulan hidup, bukan berarti Allah telah meninggalkan kita. Jika kita gagal, bukan karena hebatnya musuh-musuh kita merancangkan jebakan jahat kepada kita. Tapi, itu adalah bagian dari tahapan dan ujian hidup yang harus kita lewati agar kita naik kelas, dalam kedewasaan iman kepada Allah.

Pergumulan, masalah yang kita hadapi bukan karena ketiadaan kasih Allah bagi kita. Justeru kasih Allah akan lebih nyata dan terasa saat kita menghadapi masalah. Dan, Allah pasti akan lebih peduli bagi kita ketika kita dalam situasi sulit. Pasti pertolongan-Nya nyata, terbaik dan indah pada waktunya. Pasti tidak terlambat dan pasti yang terbaik bahkan paling baik.

Sebagai keluarga Kristen, hidup kita ada dalam rancangan Allah. Allah selalu memiliki rencana dan rancangan yang indah mulia di balik setiap dimensi kehidupan kita, terutama saat kita menderita.

Dia Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita. Nantikanlah pertolongan-Nya, pasti indah pada waktunya. Mujizat Tuhan pasti nyata dalam hidup kita. Amin

DOA: Tuhan Yesus, kasihanilah kami. Tuntun dan mampukanlah kami untuk terus hidup mengikuti rancangan-Mu yang indah bagi kami. Amin

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Otak Dangkal di Lautan Digital

 

Paskah dan Jeruji Besi

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved