Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

PT Meares Soputan Mining Tanam Bibit Jagung di Lahan Tambang

Ia menghargai usaha ini, karena sesuai instruksi Presiden Jokowi, bahwa semua lini harus meminimalisasikan upaya impor, termasuk impor benih Jagung.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Maickel Karundeng
Istimewa
PT Meares Soputan Mining Tanam Bibit Jagung di Lahan Tambang 

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang telah dikembangkan PT MSM dan PT. TTN untuk komoditas Jagung, adalah penanaman benih jagung Hibrida Var NASA 29, Hasil Produksi TRIED yg diujicobakan di luasan 50 Hektare lahan petani.

Program ini melibatkan 4 Kelompok Tani, yang tergabung dalam Gapoktan Mapalus 1 desa Winuri dan desa Kalinaun Kabupaten Minahasa Utara, serta kelurahan Pinasungkulan Kota Bitung, dengan target produksi 6 ton per ha dari rata-rata produktivitas nasional 7,5 Ton per ha, dan potensi genetika varietas 13 Ton per ha.

Untuk Jagung Benih, kedua perusahaan ini bekerjasama dalam program Kementerian Pertanian, Direktorat Pembenihan untuk memroduksi benih Jagung Hibrida korporasi Varietas JH, dirilis Balai Penelitian Serelia Maros , kemudian disalurkan melalui PT Twin.

Selanjutnya, melalui program Corporate Farming PT MSM dan PT TTN, benih ditanam diluasan lahan 32.5 ha (dari total 250 ha se Sulut) dengan melibatkan 3 Kelompok Tani yang tergabung dalam Gapoktan Mapalus 2 di desa Maen ,dan Sesa Marinsow Kabupaten Minahasa Utara, serta kelurahan Pinasungkulan, Kota Bitung, dengan target produksi sebesar 5 Ton per Ha.

Kelompok-kelompok yang terlibat adalah, kelompok Tani Anugerah Maen, kelompok Maju Bersama Pinasungkulan, kelompok Maju Jaya Marinsow dan kelompok Berkarya Winuri.

Roy Pitoy, ketua kelompok Tani Anugerah Maen, mengungkapkan kegembiraannya, dengan diluncurkan program ini. Dirinya berharap, program ini berjalan baik.

"Sebagai petani, saya sangat mengharapkan program ini sukses, bukan saja panen, namun juga pasca produksi dan pemasarannya," kata Pitoy.

Acara penanaman perdana benih jagung unggulan JH 37, juga dihadiri Kepala Balai Pengembangan Teknologi Pertanian Sulut, Yusuf, Perwakilan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Pandiangan, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Sulut Palandeng, Perwakilan PT Twin, Rochimin, serta kelompok tani yang terlibat dalam program ini.(ryo)

BERITA TERPOPULER :

 SAH, Daftar Ponsel Ini Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp Mulai 1 Februari 2020, Handphonemu Termasuk?

 Riwayat Pelarian Rizieq Shihab ke Arab Saudi: Mangkir Pemeriksaan Polisi, hingga Mengaku Dicekal

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved