Munas Golkar

Gagal Jadi Menteri, Tetty Paruntu Tetap Pilih Airlangga, Bambang Soesatyo Yakin Ubah Golkar

Dua kader terbaik Partai Golkar yakni, Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Airlangga Hartarto resmi telah mendaftar untuk menjadi Ketum

Gagal Jadi Menteri, Tetty Paruntu Tetap Pilih Airlangga, Bambang Soesatyo Yakin Ubah Golkar
istimewa
Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Tetty Paruntu dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Dua kader terbaik Partai Golkar yakni, Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Airlangga Hartarto resmi telah mendaftar untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024.

Tampak Airlangga Hartarto resmi mendaftarkan diri menjadi Calon Ketua umum Golkar periode 2019-2024.

Airlangga mendaftarkan diri ke kantor DPP Golkar didampingi sejumlah tim pemenangan, satu di antaranya Ketua Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Senin (2/12/2019).

Jelang Munas Partai Golkar, Bamsoet Bertekad Akan Memimpin dengan Baik, Airlangga: Berkomentar Pedas
Jelang Munas Partai Golkar, Bamsoet Bertekad Akan Memimpin dengan Baik, Airlangga: Berkomentar Pedas (Nasional Kompas)

Airlangga yang mendaftar setelah Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bukan kali ini saja mendaftarkan diri dalam pemilihan Ketua Umum Golkar.

Ia menegaskan tidak ada yang berubah dalam proses pendaftaran Calon Ketua Umum Golkar.

"Saya sudah ikut Munas 4 kali, 2014, 2016, dan 2017 saya ikut dan aklamasi. Persyaratan semua sama tidak ada yang berubah," ujar Airlangga.

Nikita Mirzani Semprot Uya Kuya, Kesal Anak Diajarkan Membenci: Pake Nyuruh Anak Kecil Bohong

Info BMKG: Prakiraan Cuaca di 33 Kota Besar Hari Ini, Selasa 3 Desember 2019: Tarakan Hujan Petir

Nella Kharisma Diperiksa 3 Jam Terkait Kasus Perselingkuhan dengan Mantan Bupati Kediri

Menurut Airlngga syarat 30 persen dukungan pemilik suara dalam pemilihan calon ketua Umum Golkar bukan kali ini saja diberlakukan.

Pada Munas Golkar sebelumnya syarat 30 persen tersebut juga diberlakukan.

Untuk diketahui syarat dukungan 30 persen untuk maju dalam pemilihan ketua umum Golkar dipermasalahkan kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet) mereka menilai bahwa syarat tersebut, melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai Golkar.

"Di Bali persyaratan dukungan 30 persen juga, kalau belum, ya bukan jadi caketum. Mekanismenya hari ini pendaftaran jadi balon (bakal calon), jadi calon itu harus, 30 persen," katanya.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved