Sidang Pembunuhan Guru Agama SMK Ichthus

Massa dan Keluarga Minta Tersangka Dihukum Lebih Berat dari Tuntutan

Massa meminta majelis hakim hari ini memberikan putusan seberat-beratnya, demi tegaknya keadilan.

Massa dan Keluarga Minta Tersangka Dihukum Lebih Berat dari Tuntutan
TRIBUN MANADO/ISVARA SAFITRI
Suasana Aksi Massa dan Keluarga di Pengadilan Negeri Manado terkait 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi damai yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Peduli Korban Pembunuhan Guru dan Forum Keluarga Pendeta di halaman depan Pengadilan Negeri Manado, Sulawesi Utara, berlangsung damai.

Aksi tersebut dalam rangka mengawal sidang kasus pembunuhan guru agama SMK Ichthus Alexander Werupangkey (54) yang meninggal karena ditusuk kedua muridnya, FL (16) dan OU (17) ketika diperingatkan agar tidak merokok di lingkungan sekolah.

Demi mengenang jasa para guru termasuk Alexander, mereka mengajak masyarakat mengenang jasa para guru dengan menyanyikan lagu himne guru.

Masyarakat pun dengan khidmat ikut bernyanyi bahkan ada yang sampai menangis.

Polisi terlihat berjaga di depan pintu masuk PN Manado.

Setelah bernyanyi, massa meminta majelis hakim hari ini memberikan putusan seberat-beratnya, demi tegaknya keadilan.

Massa dan Keluarga Minta Tersangka Dihukum Lebih Berat dari Putusan
Massa dan Keluarga Minta Tersangka Dihukum Lebih Berat dari Putusan (TRIBUN MANADO/ISVARA SAFITRI)

"Kami tidak terima kalau guru yang selama ini menjadi pendidik kami di sekolah diperlakukan seperti ini!" seru Arvin Mapia, salah satu masyarakat yang ikut berorasi.

Baginya, pekerjaan guru sudah sangat berat dan masih mendapatkan bayaran yang tidak setimpal dengan adanya kejadian ini.

Mereka menegaskan bahwa anak muda di masa sekolah berlaku sedikit nakal adalah sebuah kewajaran, namun tidak bisa menjadi pembenaran untuk melakukan perbuatan melanggar hukum.

Anak muda sebagai harapan bangsa seharusnya tidak menjadi pelaku pelanggaran hukum seperti ini.

Halaman
12
Penulis: Isvara Savitri
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved