Reuni 212

Rizieq Shihab Kembali Kasus Pornografi Lanjut, Cekal Order Pemerintah Jokowi, Sentil Ahok-Sukmawati

Ternyata kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polda Metro Jaya senang dengan akan pulangnya Habib Rizieq Shihab.

Rizieq Shihab Kembali Kasus Pornografi Lanjut, Cekal Order Pemerintah Jokowi, Sentil Ahok-Sukmawati
(Tribunnews Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews Irawan Rismawan)
Kolase foto Slamet Maarif dan Habib Rizieq Shihab. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ternyata kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polda Metro Jaya senang dengan akan pulangnya Habib Rizieq Shihab. Pasalnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini dibutuhkan untuk kelanjutan kasus dugaan Pornografi yang menjeratnya.

Seperti diketahui Polda Metro Jaya telah menetapkan Firza sebagai tersangka pada Selasa (16/5/2017) setelah ia diperiksa selama 12 jam terkait kasus tersebut.

Menhan Prabowo Subianto dan Ketua PA 212 Slamet Maarif
Menhan Prabowo Subianto dan Ketua PA 212 Slamet Maarif (TRIBUNNEWS - KOMPAS.COM/Labib Zamani)

Firza pun disangkakan melanggar Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Kemudian pada Senin (29/5/2017) polisi menetapkan Rizieq sebagai tersangka tanpa perlu terlebih dahulu menunggu Rizieq kembali ke Indonesia setelah melakukan kembali gelar perkara.

Rizieq kemudian disangkakan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Ketua Reuni Akbar 212 Perkirakan Massa yang Akan Datang ke Monas Sebanyak 1 Juta

Pendaftaran Ditutup, Ada 146 Pendaftar CPNS Tak Masukkan Berkas Fisik untuk Kabupaten Ini!

Hari Ini Reuni Mujahid 212 Digelar, Prabowo Sedang Mengurusi Industri Militer Dengan Negara Lain

Sementara itu, Ketua Persatuan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif buka suara soal kasus pencekalan petinggi Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Lantas, ia membandingkan nasib Rizieq Shihab dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Melalui tayangan YouTube Talk Show tvOne, Sabtu (30/11/2019), Slamet Maarif mulanya mengungkapkan alasan reuni akbar 212 kembali digelar di Monas.

"Pertama saya tanggapi dulu masalah ruang publik di Monas, saya pikir Monas pengelolanya kan punya aturan, siapapun boleh pakai kok," jelas Slamet.

 Slamet mengklaim, tak hanya gerakan 212 yang menggunakan Monas sebagai tempat menggelar aksi. Ia pun menyinggung nama Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Guntur Romli.

Halaman
123
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved