Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wantimpres

Gerindra Usul Megawati, Surya Paloh, OSO dan Grace Natalie Wantimpres, Begini Kata Jokowi

Masuknya tujuh orang dari kalangan milenial menjadi staf khusus (stafsus) Presiden Joko Widodo dari 13 keseluruhan staf khusus

Editor: Aswin_Lumintang
(Warta Kota/Henry Lopulalan)
PEMBEKALAN CALEG-Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutan ketika pembukaan pembekalan calon legislatif (caleg) DPR gelombang III di Kantor PDI Perjuangan, Jalan DI Ponogoro, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018). Megawati Soekarnoputri membuka pembekalan caleg gelombang terakhir yang diikuti ratusan kader serta menutup kader fungsional yang bertugas di kantor-kantor PDIP. 

 TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA — Masuknya tujuh orang dari kalangan milenial menjadi staf khusus (stafsus) Presiden Joko Widodo dari 13 keseluruhan staf khusus presiden mendapat apresiasi banyak kalangan.

Terkait hal ini banyak yang mengusulkan agar Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) diisi para politikus dan tokoh nasional. Sejumlah nama mulai diusulkan antara lain Megawati Soekarnoputri dan Surya Paloh.

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) dan Wakil Presiden Maruf Amin (tengah) berjalan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) saat menghadiri penutupan Kongres II Partai Nasdem dan HUT ke-8 Partai Nasdem di Jakarta International Teathre, Jakarta, Senin (11/11/2019). Hasil Kongres menetapkan Surya Paloh sebagai Ketua Umum periode 2019-2024.
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) dan Wakil Presiden Maruf Amin (tengah) berjalan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) saat menghadiri penutupan Kongres II Partai Nasdem dan HUT ke-8 Partai Nasdem di Jakarta International Teathre, Jakarta, Senin (11/11/2019). Hasil Kongres menetapkan Surya Paloh sebagai Ketua Umum periode 2019-2024. (antara)

Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Dewan Pertimbangan Presidep (Wantimpres) dari politikus-politikus yang sudah sangat berpengalaman.

“Kalau mengacu pada Pasal 16 UUD 1945 yag mengatur tugas Wantimpres adalah memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dan biasanya pertimbangan yang diminta adalah pertimbangan politik atau pertimbangan atas situasi situasi politik tertentu,” ujar Dasco kepada wartawan, Senin (2/2) kepada wartawan.

“Maka memang sebaik nya Wantimpres diisi oleh maestro politik yaitu ketum Parpol koalisi atau orang yang kapabel yang diutus oleh partai politik,” sebut Dasco.

Kisah Mike Tyson Penuhi Janji Pada Muhammad Ali, Persembahkan Kekalahan Larry Holmes ke Sang idola

Ardi Bakrie Ingin Nangis Saat Dapat Pesan dari Anaknya Dengan Nia Ramadhani

Dituding Ikut Campur Dalam Munas Golkar, Ini Jawaban Presiden Jokowi

Waketum Gerindra ini pun memberikan usul beberapa nama yang cocok menjadi wantimpres Jokowi. Dasco menyebut mulai dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum NasDem Surya Paloh, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), Ketum PKPI Diaz Hendropriyono, bahkan hingga Ketum PSI Grace Natalie.

“Partai koalisi pendukung pemerintah yang belum mendapatkan kursi di parlemen pun layak di situ jadi baiknya wantimpres ada Bu Mega, SP (Surya Paloh), OSO, Diaz, Grace Natalie dan lain-lain nya,” tutur dia.

“Jika diisi oleh orang-orang yg berkualitas saya pikir Wantimpres akan memperkuat pemerintahan Jokowi agar bisa semakin cepat mencapai tercapainya kesejahteraan rakyat dalam kerangka menuju Indonesia Maju!” lanjut Dasco.

Grace Natalie - Ketua Umum PSI
Grace Natalie - Ketua Umum PSI (Tribunnews)

Seperti diketahui, Wantimpres periode sebelumnya berjumlah 9 orang dengan berbagai latar belakang. Antara lain Sidarto Danusubroto yang pernah menggantikan Taufiq Kiemas menjadi Ketua MPR.

Selain itu ada Subagyo HS yang pernah menjabat KSAD dengan 3 presiden berbeda. Selain itu ada Yusuf Kertanegara yang saat dilantik Sekjen PKPI, Hasyim Muzadi yang mendampingi Megawati di Pilpres 2004, Suharso Monoarfa yang kini menjabat Ketum PPP.

Kemudian juga ada Rusdi Kirana yang menjabat Waketum PKB saat dilantik, majelis tinggi Partai Nasdem Jan Darmadi, Abdul Malik Fadjar yang pernah menjabat Mendikbud juga tokoh Muhammadiyah sampai Sri Adiningsih yang termasuk Wantimpres dari jalur profesional.

Kabarnya Presiden Jokowi sedang menimang-nimang calon anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Kini yang kuat didorong masuk Wantimpres adalah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum NasDem Surya Paloh. Namun melihat aturan yakni, Undang-Undang, kecil kemungkinan keduanya bersedia.

Undang-undang Nomor 19 Tahun 2006 Tentang Dewan Pertimbangan Presiden mengatur tegas tentang larangan rangkap jabatan sebagai pejabat negara maupun pimpinan parpol. Apalagi Presiden Jokowi selama ini berkomitmen memilih menteri yang tak rangkap jabatan di parpol agar bisa bekerja optimal.

Di sisi lain Megawati Soekarnoputri telah didaulat untuk dipilih kembali menjadi Ketum PDIP di Kongres mendatang. Sama halnya dengan Surya Paloh yang kemungkinan besar masih berat melepas jabatan Ketum NasDem.

Prabowo Tidak Diundang di Reuni 212, Sudah Jadi Milik Seluruh Bangsa Indonesia

Sidang Putusan Kasus Pembunuhan Guru SMK Ichthus, Keluarga Korban Teriak Bebaskan Saja Mereka

3 Cara Agar Buang Air Besar Lebih Lancar, Mematuhi Jam Alam

Hanya memang Wantimpres harus tokoh senior yang kaya pengalaman dan mampu memberikan masukan kepada presiden.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved