News
Peringatan Hari AIDS Sedunia, Ini Imbauan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Manado
Disampaikan oleh pengelola program Komisi Penanggulangan Aids (KPA) melalui sambungan telepon kepada tribunmanado.co.id.
Penulis: Dewangga Ardhiananta | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Peringatan Hari Aids Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2019 menjadi momentum untuk menangani permasalahan penyakit tersebut.
Disampaikan oleh pengelola program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) melalui sambungan telepon kepada tribunmanado.co.id.
"Permasalahan HIV/Aids di Kota Manado kalau sesuai data yang ada 1125 orang yang terkena penyakit tersebut (sumber Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara per Desember 2018)," kata Jhoni S Wuisan, pengelola program KPA Manado, Sabtu (30/11/2019).
Dari jumlah itu ditemukan karena kegiatan penjangkauan maupun pendampingan yang dilakukan oleh petugas lapangan dari LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan layanan kesehatan.
"Permasalahan yang dihadapi sekarang ini adalah keteraturan ataupun kepatuhan teman-teman ini untuk minum obat ARV (anti retroviral virus) yang disediakan oleh pemerintah," ucapnya.
Oleh karena itu perlu pendampingan kepada teman-teman orang dengan HIV/AIDS (ODHA) agar patuh minum obat supaya produktivitas tetap terjaga sambil agar mereka tidak masuk ke fase sekumpulan gejala atau fase Aids.
"Perlu dukungan semua pihak ya untuk perawatan dan kemudian untuk pencegahan harus tetap diperingatkan kepada masyarakat umum," jelas pengelola program KPA itu.
Oleh karena ketika sekira 10 tahun yang lalu orang yang terinfeksi itu dari populasi berisiko misalnya pekerja seks komersial (PSK), waria, pengguna narkoba suntik dan lain sebagainya.
Namun sekarang situasi sudah mulai menyasar ke masyarakat umum yaitu ibu rumah tangga dan pekerja swasta.
"Sehingga perlu untuk upaya pencegahan kepada masyarakat lewat pembentukan warga peduli AIDS," ujar Jhoni.
Ia mengimbau untuk warga Kota Manado ialah agar senantiasa memberikan perhatian agar tidak terinfeksi HIV lewat dengan menerapkan prilaku yang sehat dan baik.
Maksudnya dalam konteks seperti tidak berhubungan seks sebelum menikah, jika sudah menikah harus saling setia, jika terjadi perilaku berisiko cegah dengan menggunakan kondom, jangan sekali-kali menggunakan narkoba apalagi dengan memakai jarum suntik dan hindari penggunaan jarum suntik bekas.
"Karena salah satu penularannya lewat darah ya yang cepat dengan mudah bisa terinfeksi," tambahnya.
Bagi teman-teman yang terinfeksi maka perlu senantiasa rajin untuk minum obat tersebut.
"Dengan meminum obat ARV maka bagi ODHA virus bisa kita tekan kemudian dapat menyembuhkan kalau terjadi infeksi oportunis penyakit lainnya sambil tidak menularkan ke orang lain," kata Jhoni Wuisan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/peringatan-hari-aids-sedunia-ini-imbauan-komisi-penanggulangan-aids-kota-manado.jpg)