News

Sidang Tuntutan Terdakwa Pembunuhan Guru Agama Sempat Ricuh, Inilah Penyebabnya

Pasalnya kedua tersangka yang masih di bawah umur, FL (16) dan OU (17) masing-masing dituntut sepuluh dan tujuh tahun penjara.

Sidang Tuntutan Terdakwa Pembunuhan Guru Agama Sempat Ricuh, Inilah Penyebabnya
Tribunmanado.co.id / Isvara Savitri
TIM PENASIHAT HUKUM KORBAN - Yuddi Robot dkk selaku tim penasihat hukum keluarga korban, Selasa (26/11/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil sidang pembacaan tuntutan pembunuhan guru agama SMK Ichthus yang diadakan Selasa (26/11/2019) menuai kekecewaan dari pihak keluarga korban.

Pasalnya kedua tersangka yang masih di bawah umur, FL (16) dan OU (17) masing-masing dituntut sepuluh dan tujuh tahun penjara.

Hasil ini mengecewakan pihak keluarga korban karena sepengetahuan mereka, hukuman maksimal Pasal 340 KUHP jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP adalah penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Padahal jika menggunakan UU peradilan anak, hukuman yang dijatuhkan pada anak di bawah umur maksimal adalah setengah dari hukuman penjara seumur hidup. Yakni sepuluh tahun dari 20 tahun.

Usai sidang keluarga histeris. Bahkan istri korban yang sedang mengandung tiga bulan, Silvia Walalangi (41) berteriak dan menangis histeris di dalam ruang sidang.

Pihak keluarga korban yang belum teredukasi tentang sistem peradilan anak lah yang menyebabkan timbulnya salah persepsi.

Hal ini tentu disayangkan pihak penasihat hukum keluarga korban, Yuddi Robot.

Keluarga korban juga menyayangkan pihak pengadilan yang kurang komunikatif dan transparan.

"Yang sangat disayangkan adalah pihak pengadilan tidak mengedukasi keluarga korban tentang UU peradilan anak. Kalau seperti ini kami kan jadi bertanya-tanya kenapa tidak dijatuhi hukuman 20 tahun," ujarnya saat ditemui usai sidang.

Zulhia Jayanti Manise selaku Jaksa Penuntut Umum menanggapi pernyataan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Isvara Savitri
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved