Rabu, 27 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Garuda Muda Antisipasi Setiap Kondisi

Kesiapan Filipina menggelar SEA Games 2019 dipertanyakan. Sejumlah tim, utamanya cabang olahraga sepak bola yang lebih dulu

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
PSSI.ORG
Pemain timnas U-22 Indonesia bersama Ketua Umum PSSI, sebelum berangkat ke Filipina mengikuti SEA Games 2019. 

"Laga pertama pasti tidak akan mudah. Namun, kami berharap kami bisa melalui dengan hasil positif," timpal kiper Garuda Muda, Nadeo Agra Winata.

Mental baja

Dari kubu Thailand U-23, asisten pelatih Totchtawan Sripan menyebut rotasi akan menjadi kunci sukses tim di SEA Games 2019. Maklum, jeda dari satu pertandingan ke pertandingan lain nyaris hanya sehari.

"Pemain kami harus fit secara fisik. Mereka juga perlu kekuatan mental karena mereka membawa harapan 60-70 juta warga kami," ujar Totchtawan, eks gelandang timnas Thailand dan mantan pelatih Muang Thong United dikutip dari www.bangkokpost.com.

Kekuatan mental "Si Gajah Perang" sudah diuji tuan rumah. Selain masalah kamar, anak asuh Akira Nishino itu sempat membatalkan jadwal latihan. Mereka enggan menempuh perjalanan selama dua jam hanya untuk ke lokasi latihan.

Ya, Thailand U-23 yang masih menginap di Century Park sebelum pindah ke Hotel Jen, diagendakan panitia untuk berlatih di Stadion Sepak Bola Binan di Laguna yang jaraknya mencapai 38 kilometer (km).

"Dari hotel ke tempat latihan itu memakan waktu sampai dua jam. Jadi buat kami itu tidak realistis. Kami memilih untuk mengatur diri sendiri dengan latihan di jalanan (sekitar hotel)," ujar Nishino yang berharap penyelenggara menyediakan lingkungan yang bagus dan makanan yang sempurna untuk timnya.

Thailand U-23 saat ini cuma memiliki 19 pemain untuk SEA Games 2019 setelah Ekanit Panya mengalami cedera lutut. Nishino memilih untuk tak memanggil pengganti. Pelatih asal Jepang itu juga memilih untuk tak memanggil dua slot pemain senior ke dalam timnya.

Korupsi Ratusan Juta, Oknum Kepala Desa Mendekam di Penjara 

Sementara meski tanpa Ekanit, kekuatan lini serang Si Gajang Perang tak berkurang drastis. Masih ada Supachai, Supachok Sarachat, dan Suphanat Mueanta. Selain itu masih ada Sittichok Paso, playmaker kreatif yang memiliki kecepatan bergerak.

Timnas Indonesia U-23 Bisa Dapat Poin

Eks pemain timnas Indonesia, Imran Nahumarury optimistis Garuda Muda memetik angka saat menghadapi Thailand pada laga perdana babak penyisihan grup B cabang olahraga sepak bola SEA Games 2019, Selasa (26/11) sore. Duel berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Kota Manila, Filipina.

"Bagi saya pertandingan pertama itu fifty- fifty tapi saya yakin bahwa kita bisa menghasilkan hasil positif di pertandingan pertama nanti. Tapi mereka harus menjaga motivasi mereka bahwa tidak ada tim yang tidak bisa terkalahkan," kata Imran kepada Tribun Network, Senin (25/11/2019).

Seperti diketahui, Thailand merupakan negara terbanyak yang memperoleh medali emas sepak bola SEA Games yakni 16. Sedangkan Indonesia "baru" mengumpulkan dua keping medali emas pada 1987 dan 1991.

Meski demikian, Imran tetap optimistis. Kepercayaan diri eks pemain Persija Jakarta terhadap skuat polesan Indra Sjafri itu berkaca hasil uji coba melawan Iran U-23 di Bali dan Bogor.

Menurutnya, jika Evan Dimas dan kolega sanggup menjaga konsistensi permainan seperti menghadapi Iran, ia yakin Indonesia tak akan menelan kekalahan meskipun lawan yang dihadapinya Thailand.

Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved