Budi Karya Minta Keluarga Korban JT-610 Ambil Santunan
Komisi V DPR RI menggelar rapat dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Rapat itu untuk membahas hasil akhir dari investigasi
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Sudut Angle of attack (AOA) yang berbeda antara kiri dan kanan kokpit, kata Budi, tidak muncul sehingga perbedaan ini tidak dicatat oleh pilot dan teknisi tidak mengetahui kerusakan AOA Sensor.
”Sehingga kesalahan kalibrasi tidak terjadi terdeteksi, informasi mengenai stik seeker, dan penggunaan prosedur non normal runaway stabiliser pada penerbangan sebelumnya tidak tidak mencatat pada buku catatan pesawat, sehingga baik pilot maupun teknisi tidak dapat mengambil tindakan,” paparnya.
Dengan temuan-temuan tersebut, Budi Karya menjelaskan beberapa langkah perbaikan sudah dilakukan. Beberapa di antaranya 35 tindakan perbaikan Lion Air, 2 tindakan dari AirNav, 17 tindakan oleh FAA, 10 tindakan Dirjan Udara 8 tindakan perbaikan oleh Boeing dan 2 Batam Aero Teknik. (tribun network/mam/dod/kps)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/menteri-perhubungan-menhub-budi-karya-sumadi-di-bandara-internasional-adi-soemarmo-solo.jpg)