Selasa, 19 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cuaca Buruk

Angin Kencang Menerbangkan Bayi 4 Bulan hingga 40 Meter

Bersama anaknya langsung mencari cucunya yang diterbangkan sejauh 40 meter dari rumahnya

Tayang:
Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO
Ilustrasi Rumah Diterpa Angin Kencang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bari umur 4 bulan terbang 40 meter diterpa angin kencang.

Kejadian ini terjadi di Desa Oebelo, Kecatan Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Minggu (24/11/2019).

Hujan deras dan angin kencang bahkan membuat sejumlah rumah di desa itu rata dengan tanah.

Bayi 4 bulan yang diterbangkan angin ini terjadi di rumah milik Gilberto Grasa Gomes (56) di RT 22 RW 8 Dusun 4 Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Gubernur Olly Ajak Masyarakat Berdoa Hindarkan Sulut dari Bencana

Gilberto Grasa Gomes (56) merupakan kakek dari korban dan berada di rumah.

Kepada Pos-Kupang.Com, Gilberto Grasa Gomes (56) mengaku saat kejadian ia bersama anak perempuannya Otilia Grasa Gomes (25) yang merupakan ibu kandung korban.

Dikisahkannya, hujan deras disertai angin kencang itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita.

Ia terkaget saat televisi di rumahnya terjatuh. Di saat bersamaan angin kencang mengangkat atap rumahnya.

Sedangkan, kata dia, cucu laki-lakinyanya yang bernama Raikel Tamonob (4 bulan) sedang tidur di dalam ayunan dan dijaga sang ibu.

Ahok Jabat Komisaris Pertamina Tak Lepas dari Keberhasilannya Pimpin Jakarta

"Cucu saya tidur di ayunan yang ujung talinya diikat di atap rumah. Angin kencang tiup atap rumah dan cucu saya diterbangkan," katanya.

Ia pun terkaget dan bersama anaknya langsung mencari cucunya yang diterbangkan sejauh 40 meter dari rumahnya.

Bersama anggota keluarganya, ia langsung meminta tetangganya untuk mengantarkan anaknya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Tikus Got Gigit Bayi 40 Hari hingga Berdarah saat Ibunya ke Kamar Mandi

Sementara itu, Amadio Grasa Gomes (21) selalu om kandung korban mengaku, korban saat ditemukan masih dalam keadaan menangis.

"Saya minta satu pikap dan keponakan dilarikan ke RSUD Kota Kupang," katanya.

Terpantau sejumlah rumah rata dengan tanah di Desa Oebelo akibat hujan deras disertai angin kencang.

Ini Naskah Pidato Nadiem Makarim di Hari Guru Nasional, Semuanya Berawal dan Berakhir di Guru

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul BREAKING NEWS : Hujan Guyur Desa Oebelo, Bayi 4 Bulan Diterbangkan Angin Hingga 40 Meter

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved