Sejarah Inter Milan

Cerita Inter Milan: Dongeng Lothar, Brehme, Klinsmann hingga Dibeli Erick Thohir

Cerita Inter Milan yang saham mayoritasnya pernah dibeli Taipan asal Indonesia, Erick Thohir yang kini dipercaya Presiden Jokowi sebagai

Cerita Inter Milan: Dongeng Lothar, Brehme, Klinsmann hingga Dibeli Erick Thohir
istimewa
Erick Thohir sewaktu masih menjadi pemegang saham mayoritas Inter Milan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MILAN - Cerita Inter Milan yang saham mayoritasnya pernah dibeli Taipan asal Indonesia, Erick Thohir yang kini dipercaya Presiden Jokowi sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), harus dimulai dari tahun 1980-an.

Lothar Matthaus serta Andreas Brehme, Jurgen Klinsmann
Lothar Matthaus serta Andreas Brehme, Jurgen Klinsmann (istimewa)

Pasalnya, pada tahun 1980-an hingga 1990-an Liga Italia meupakan kompetisi yang kompetitif, Jumat (22/11/2019)

Pemain dapat dikatakan elite jika sudah bermain dan merasakan ketatnya persaingan di Serie A.

Banyak pemain papan atas dunia kala itu merumput di Italia, sebut saja Diego Armando Maradona, hingga Zico.

Di awal 1980-an tersaji persaingan ketat antar dua bintang milik Juventus dan Napoli, Michel Platini serta Diego Maradona.

Kemudian memasuki era 1990-an dominasi bergeser ke kota Milan, tepatnya Rossoneri yang memilki trio Belanda.

Benar, di awal tahun 90-an, AC Milan yang ditangani Arrigo Sacchi memiliki tiga pemain Belanda yang menjadi andalannya.

Massimo Moratti dan Erick Thohir.
Massimo Moratti dan Erick Thohir. ((foto: Inter.it))

Ketiganya meliputi Marco Van Basten, Ruud Gullit, hingga Frank Rijkaard.

Ketiganya dikombinasikan dengan talenta mengagumkan milik Italia, seperti Paolo Maldini, Franco Baresi, hingga Costacurta membuat  AC Milan dijuluki The Dream Team kala itu.

Kehebatan trio Belanda kala itu membuat AC Milan berhasil merengkuh empat Scudetto dan Piala Eropa.

Halaman
1234
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved