Pemerintahan Indonesia

Jabatan Presiden 3 Periode Diusulkan, MPR Pantau Jokowi Menuju Pembuktian, Arsul Sani: Kita Lihat

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sedang mempelajari, membahas dan menggodok secara serius periodesasi seorang Presiden Republik Indonesia.

Jabatan Presiden 3 Periode Diusulkan, MPR Pantau Jokowi Menuju Pembuktian, Arsul Sani: Kita Lihat
Grid.ID
Dari Soeharto Hingga Jokowi, Begini Penampilan 4 Presiden Semasa Muda 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sedang mempelajari, membahas dan menggodok secara serius periodesasi seorang Presiden Republik Indonesia.

Pasalnya, ada keinginan periode presiden menjadi tiga kali menjabat.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Arsul Sani mengungkap ada wacana menambah masa jabatan presiden dari dua periode menjadi tiga periode.

Usulan itu terkait amandemen UUD 1945.

Menurut Sekjen Partai Persatuan pembangunan (PPP) itu, usulan menambah masa jabatan presiden diperoleh MPR saat berkeliling menghimpun masukan dari masyarakat.

"Ada usulan masa jabatan presiden yang sekarang dua kali diusulkan menjadi tiga kali," ujar Arsul di kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Anggota Pansus Angket KPK Arsul Sani
Anggota Pansus Angket KPK Arsul Sani (tribunnews)

Untuk diketahui aturan mengenai masa jabatan presiden dan wakil presiden sudah diatur dalam Pasal 7 UUD 1945.

Merujuk Pasal tersebut, baik presiden dan wakil presiden maksimal bisa menjabat paling lama dua periode atau sepuluh tahun.

Bukan itu saja kata dia, ada juga mewacanakan, presiden itu cukup satu kali masa jabatan saja.

Namun masa jabatannya delapan tahun, tidak lima tahun.

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo (Instagram/jokowi)
Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved