Racun Kalajengking Ternyata Bisa Jadi Obat, Peneliti Coba Kembangkan Sintesisnya

Racun kalanjengking ternyata berpotensi menjadi obat untuk infeksi Staph dan tuberkulosis.

Racun Kalajengking Ternyata Bisa Jadi Obat, Peneliti Coba Kembangkan Sintesisnya
YouTube
Mengapa Racun Kalajengking Bernilai Mahal hingga Capai Harga Ratusan Miliar? Ini Alasannya! 

Hasilnya, racun itu berhasil membunuh mikroorganisme Staph dan TB, menunjukkan potensinya sebagai antibiotik.

Christine Beeton, ahli fisiologi molekuler dan biofisika di Baylor College of Medicine, yang tak terlibat dengan studi tersebut menyebutkan, penelitian racun kalanjengking menjadi sesuatu hal yang menjanjikan.

Meski begitu, ia menggarisbawahi bahwa perlu pengujian lebih lanjut untuk mengetahui efeknya.

Termasuk juga mempersiapkan dosis sintesis yang sesuai bila akan diujikan pada skala manusia.

Kebugaran dan Jamu Jadi Wisata, Tarik Wisatawan Asing, Rencana Wisata Kesehatan Kemenkes

Dikutip dari Hello Sehat, infeksi Staph merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus sp. Bila tak mendapat penanganan serius, maka bisa menjadi penyakit yang mematikan.

Sementara TB atau tuberkulosis sendiri adalah penyakit menular paling mematikan yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit TB dapat menyerang berbagai organ, terutama paru-paru. Bila tidak diobati atau pengobatannya tidak tuntas, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi berbahaya hingga kematian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peneliti Sebut Racun Kalajengking Berpotensi Jadi Antibiotik Baru"

Kapolri Beber Alasan Pencopotan Kapolres Kampar AKBP Asep Darmawan, 2 Hal Penyebabnya

Lawan Barito Putera, Persib Bandung Bertemu Mantan Pelatih, Alberts: Itu Tidak Penting

Sempat Memilih Turun Kelas di MotoGP, Johann Zarco Dapat Tawaran dari Yamaha

Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved