Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kesehatan

Cara Mengobati Luka Bakar dengan Benar, Jangan Gunakan Pasta Gigi

Luka bakar ringan sering terjadi. Luka bakar ini digolongkan sebagai tingkat pertama.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
wittyfeed.com
Pasta gigi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Luka bakar ringan sering terjadi. Luka bakar ini digolongkan sebagai tingkat pertama.

Contohnya saat seseorang secara tidak sengaja menyentuh tungku panas, pengeriting rambut, atau catokan rambut.

Tidak seperti luka bakar tingkat kedua atau ketiga, yang lebih parah, luka bakar tingkat pertama hanya melibatkan lapisan atas kulit.

Jika seseorang mengalami luka bakar tingkat pertama, kulit mungkin akan memerah dan sakit, dan mungkin akan mengalami pembengkakan ringan.

Meskipun luka bakar tingkat pertama tidak seserius luka bakar tingkat tinggi, luka bakar ini bisa sedikit sakit dan bisa meninggalkan bekas luka jika tidak dirawat dengan benar.

Sebagian besar luka bakar tingkat pertama dapat diobati di rumah.

Namun sebagian orang mengoleskan odol atau pasta gigi pada area luka bakar karena dianggap mampu menyembuhkannya.

Ledakan Mirip Bom di Kejari Kota Parepare, Terdengar hingga Jarak 1 Kilometer, Kaca dan Plafon Rusak

Padahal odol bisa saja mengandung bahan-bahan kimia yang menyebabkan infeksi.

Lalu, apa yang harus dilakukan ketika kulit terkena luka bakar?

Untuk mengobati luka bakar tingkat pertama, dilansir dari aad.org, dokter kulit merekomendasikan tips berikut:

1. Dinginkan luka bakar

Segera rendam luka bakar dalam air keran dingin atau kompres basah dengan air dingin.

Lakukan ini selama sekitar 10 menit atau sampai rasa sakit mereda.

2. Oleskan petroleum jelly dua hingga tiga kali sehari

Jangan mengoleskan salep, pasta gigi atau mentega ke luka bakar, karena dapat menyebabkan infeksi. Jangan menggunakan antibiotik topikal.

3. Tutupi luka bakar dengan perban steril yang tidak lengket

Jika lepuh terbentuk, biarkan sembuh sendiri sambil menjaga area yang terluka agar tetap tertutup.

4. Pertimbangkan untuk mengonsumsi obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas

Asetaminofen atau ibuprofen dapat membantu meringankan rasa sakit dan mengurangi peradangan.

5. Lindungi area tersebut dari sinar matahari

Setelah luka bakar sembuh, lindungi area tersebut dari sinar matahari dengan mencari naungan atau tempat teduh, mengenakan pakaian pelindung atau menggunakan tabir surya tahan air berlabel broad-spectrum dengan SPF 30 atau lebih tinggi.

Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Guru SMK Ichthus, Pelaku FL dan OU Terancam Hukuman Mati

Ini akan membantu memperkecil bekas luka, karena kemerahan akibat luka bakar terkadang bertahan selama berminggu-minggu, terutama pada mereka yang memiliki warna kulit lebih gelap.

Luka bakar tingkat pertama biasanya sembuh sendiri tanpa perawatan dari dokter.

Namun, jika luka bakar tingkat pertama sangat besar, jika korbannya adalah bayi atau orang tua, atau jika luka bakar semakin parah, segeralah pergi ke dokter.

Mendagri Tito Karnavian Serahkan Penghargaan Swasti Saba Padapa Untuk Minsel

Artikel ini telah tayang di GRIDHEALTH.ID dengan judul Jangan Pernah Gunakan Pasta Gigi, Begini Cara Mengobati Luka Bakar dengan Benar

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved