News
Debat Panas Immanuel dan Marwan Batubara soal Ahok Pimpin BUMN: Tidak Ada Relevansi
Pengamat dari Institut Kebijakan Publik, Immanuel Ebenezer dan Pengamat Energi Marwan Batubara debat panas soal pemilihan calon pimpinan BUMN.
Immanuel mengatakan, sebagai publik, tentu harus menghormati kinerja dan proses hukum yang ada di KPK.
"Saya heran, kenapa sih, Ahok waktu jadi gunernur diganggu, nikah diganggu, mau di BUMN diganggu," ujarnya.
"Soal kinerja seperti apa?," potong pembawa acara.
• Billy Lombok Yakin RS Mata Buka Prospek Destinasi Wisata Medis di Indonesia Timur
Menurut Immanuel, kinerja dan integritas Ahok telah teruji.
Lebih lanjut, Immanuel juga kembali menyoroti penolakan yang ada di BUMN, ketika Ahok mau masuk.
Immanuel kemudian menyinggung hal serupa yang pernah terjadi pada Dahlan Iskan.
"Persoalan kejadian Ahok ini juga pernah terjadi di Dahlan Iskan," ungkapnya.
"Pak Dahlan Iskan dulu waktu ditunjuk sebagai Dirut PLN juga terjadi penolakan dan resistensi di karyawan pekerja PLNnya."
"Pak Dahlan kerja saja itu enggak peduli, saya rasa jangan peduliin lah penolakan-penoalakan itu."
"Ujinya kerja kok, kinerja," sambungnya.
"Termasuk mundur atau tidak dari PDIP, tidak perlu?," tanya pembawa acara.
"Tidak ada aturan yang mengacu itu, Pasal 19 tidak pernah secara spesifik bilang kader partai," jawab Immanuel.
"Yang tidak boleh itu rangkap jabatan," lanjutnya.
Simak selengkapnya dalam video di bawah ini mulai menit awal:
• Acha Sinaga dan Andy Ambarita Luncurkan Buku More of You, Bercerita Tentang Kisah Cinta Mereka
Subcribe Youtube Tribun Manado Official: