Informasi Kesehatan
Diabetes? Sebelum Terjadi Komplikasi, Pastikan Gula Darahmu Normal
Hiperglikemia (kondisi gula darah terlalu tinggi) dan hipoglikemia (kondisi gula darah terlalu rendah) biasanya sering dialami oleh diabetesi.
TRIBUNMANADO.CO.ID – Sebenarnya selama Anda tahu bagaimana cara menjaga gula darah normal, semua tentu akan baik-baik saja.
Masih banyak penyandang diabetes yang khawatir mengalami komplikasi karena kadar gula darah yang tidak stabil.
Lalu, apa saja komplikasi yang umumnya muncul pada diabetesi?
Hiperglikemia (kondisi gula darah terlalu tinggi) dan hipoglikemia (kondisi gula darah terlalu rendah) biasanya sering dialami oleh diabetesi.
Berikut ketahuilah batas kadar gula darah normal agar tidak berujung pada komplikasi.
Hiperglikemia
Sesuai konsensus, kadar gula darah tergolong tinggi apabila melampaui 200 mg/dL.
Ketika hiperglikemia ini terjadi, tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk mengolah gula darah.
Apabila bersifat ringan, hiperglikemia tidak akan menimbulkan sesuatu yang parah.
Sedangkan yang cukup barat, akan menimbulkan keluhan seperti rasa haus, sering buang air kecil, dan pandangan kabur.
Saat memasuki level bahaya, hiperglikemia bahkan membuat Anda mual dan muntah, hingga pingsan.
• Susi Pudjiastuti Diganti, Tidak Akan Ada Lagi Penenggelaman Kapal, Menteri Edhy Fokus Bina Nelayan
Hipoglikemia
Hipoglikemia terjadi saat kadar gula darah melalui kurang dari 70mg/dL.
Bila kadar gula dalam darah rendah, maka tubuh akan kekurangan energi untuk beraktivitas.
Keluhan awal yang dirasakan biasanya berupa gemetar, keringat dingin, rasa gugup, dan lapar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-penderita-penyakit-gula.jpg)