Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Sehat

Tips Tidur Nyenyak, Ganti Bantal Yang Berusia Lebih dari Setahun, Rutin Berolahraga 30 Menit

Untuk mendapatkan tidur yang nyenyak, maka mulailah mengubah kebiasaan yakni terjebak dengan kesibukan sehingga merelakan waktu tidurnya berkurang.

kompas.com
Ilustrasi tidur 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Untuk mendapatkan tidur yang nyenyak, maka mulailah mengubah kebiasaan yakni terjebak dengan kesibukan sehingga merelakan waktu tidurnya berkurang.

Sesuai dengan riset dari University of California, Berkeley, bahwa tidur yang cukup membantu menstabilkan emosi.

Dan jika kita mengalami kurang tidur maka bisa memicu kecemasan hingga 30 persen.

Untuk mengatasi hal tersebut, penelti telah menemukan cara tidur paling tepat untuk menenangkan dan mereset kecemasan dalam otak.

Menurut peneliti, untuk mengatasi kecemasan tersebut kita harus melakukan tidur nyenyak (deep sleep) atau yang juga dikenal sebagai non-rapid eye movement (NREM).

NREM merupakan suatu keadaan di mana osilasi saraf menjadi sangat tersinkronisasi dan detak jantung serta tekanan darah menurun.

"Tidur nyeyak dapat mengurangi kecemasan dalam semalam dengan mengatur kembali koneksi di otak," kata Matthew Walker, profesor neuroscience dan psikologi UC Berkeley.

Menurutnya, tidur nyenyak bisa menjadi anxiolytic alami atau penghambat kecemasan saat kita bisa melakukannya setiap malam.

Riset tersebut telah diterbitkan dalam jurnal Nature Human Behavior dan berhasil membuktikan bahwa tidur bisa menjadi obat alami bagi penderita kecemasan.

"Riset kami telah membuktikan kurang tidur dapat memperkuat tingkat kecemasan. Dan sebaliknya, tidur yang cukup bisa mengurangi stres," kata Eti Ben Simon, selaku pemimpin riset.

Selain menurunkan risiko kecemasan, tidur nyenyak membantu otak kita untuk memproses informasi yang kita temui setiap hari.

Tanpa tidur yang cukup, otak tidak dapat mengonversi informasi ini ke memori kita.

Saat kita tidur nyenyak, metabolisme glukosa di otak meningkat sehingga mendukung seluruh memori dalam otak kita.

Tidur nyenyak juga membantu kelenjar pituitari mengeluarkan hormon-hormon penting, seperti hormon pertumbuhan manusia, yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

Tidur nyenyak juga membantu pemulihan energi, regenerasi sel, meningkatkan suplai darah ke otot, mempromosikan pertumbuhan dan perbaikan jaringan dan tulang, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved