Surya Paloh Lelah Jadi Ketum Nasdem: Eks Sekjen Nasdem Digeruduk
Mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella digeruduk saat menggelar konferensi pers
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem Patrice Rio Capella digeruduk saat menggelar konferensi pers di sebuah rumah makan kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu(10/11). Patrice juga diprotes lantaran saat jumpa awak media dirinya menyebut partai NasDem telah menjadi restoran politik.
• Prabowo Tak Ikut Upacara dengan Jokowi
Mantan terpidana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu menyatakan demikian karena menurutnya, Partai NasDem saat ini sudah melenceng jauh dari semangat awal pendirian. "Partai NasDem yang awalnya mengusung salam perubahan-restorasi Indonesia saat ini sudah benar-benar berubah menjadi restoran politik," kata Patrice.
Katanya, partai besutan Surya Paloh tersebut kini merupakan tempatnya masak-memasak dan goreng-menggoreng kepentingan politik yang bukan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. "Bukan untuk memperjuangkan kepentingan partai, tapi hanya demi keuntungan elite tertentu, kelompok tertentu di internal Partai NasDem," ujar Patrice.
Konferensi pers yang dimulai pukul 11.00 WIB itu mulanya berjalan biasa-biasa saja. Usai Patrice memberikan pernyataan dan hendak memasuki sesi tanya jawab, tiba-tiba Bendahara Umum DPP Partai NasDem Ahmad Ali menggeruduk agenda jumpa pers. Ahmad Ali yang juga Ketua Fraksi NasDem DPR menginterupsi Patrice Rio Capella yang sedang bicara. Ahmad Ali muncul dari pintu masuk kemudian langsung berteriak dan menyapa Patrice Rio Capella dengan nada yang keras.
"Halo Mas Rio, Mas Rio," teriak Ahmad Ali.
Patrice Rio Capella kemudian langsung menanggapi Ahmad Ali, ia menyampaikan permintaan maaf karena tak hadir di Kongres NasDem. Ahmad datang ke lokasi konpers bersama dengan politikus Partai NasDem lainnya yakni Zulfan Lindan.
• Penemuan Koper Berisi Sesosok Mayat Misterius di Jurang Kawasan Nanggung Bogor
Usai meninggalkan ruangan konpres, Zulfan menjelaskan kedatangannya bersama Ahmad Ali. Mereka menyesalkan terjadinya konpers apalagi dengan membawa-bawa Partai NasDem. Apalagi, Patrice Rio Capella sudah tak lagi kader NasDem.
"Kurang tepat dia bicara, partai baru apa, dia masuk ke situ. Jangan ngomong di NasDem dong," kata Zulfan di lokasi.
"Ini inisiatif pribadi saya melihat tidak ada partai lain atau siapapun yang mengendalikan dia. Kan dia lakukan itu atas kesadaran dia kemauan dia, mungkin ada sedikit momen dari popularitas, kan kemauan dia," sambung dia.
Setelah itu, Ahmad Ali dan Zulfan meninggalkan lokasi konpers. Patrice Rio Capella melanjutkan konpers hingga selesai. Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menilai Patrice Rio Capella tak etis mengomentari langkah politik partainya. Sebabnya, Rio Capella saat ini sudah bukan bagian dari Nasdem. Ia mengatakan, Nasdem telah memberhentikan Rio Capella lantaran tersangkut kasus korupsi.
"Rio Capella kan sudah keluar dari Nasdem. Begitu dia tersangkut masalah. Jadi enggak etis dia walaupun secara historis dia pernah mendirikan Nasdem," ujar Willy.
Willy menambahkan, Nasdem berkomunikasi dengan partai-partai di luar koalisi pemerintah untuk membangun tali silaturahim. Menurut Willy, hal itu wajar dilakukan dalam dunia politik. Karena itu, pertemuan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman tidak perlu dihujat.
"Justru kalau tidak ada dialog maka kemudian lebih rentan. Kita tidak saling mengenal. Tapi kalau kita saling bertemu, berdialog, maka silaturahim itu akan mempererat sikap kebangsaan satu sama lain," ujar Willy.
"Ini kan karena satu sama lain enggak pernah ada ruang dialog. Dialog dianggap sebagai satu hal yang tabu. Itu salah. Kalau berbeda pada pilihan itu keniscayaan. Tapi kita bersama-sama membangun bangsa ini, itu keharusan," lanjut dia.
Surya Paloh Ketua Umum
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ketua-umum-partai-nasdem-surya-paloh-347348.jpg)